Home Tekno Manipulasi atau Strategi? PCT Kurangi 10 Juta Token Pi Lagi, Apa Tujuannya?
Tekno

Manipulasi atau Strategi? PCT Kurangi 10 Juta Token Pi Lagi, Apa Tujuannya?

Share
Pi rilis daftar investor
Pi Network (PI) segera merilis daftar invetor dan para pendukung dalam Waktu dekat. Foto: Money Check
Share

IKNPOS.ID – Pi Network telah menarik perhatian besar karena model penambangan inovatifnya. Jutaan pengguna telah berpartisipasi dalam mining token ini dengan harapan bahwa Pi Coin akan segera tersedia di bursa kripto besar seperti Binance dan Coinbase.

Listing di bursa kripto diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas serta likuiditas, yang pada akhirnya dapat memperkuat nilai pasar token ini.

Namun, hingga saat ini, pengguna masih harus bersabar karena belum ada kepastian kapan Pi Coin akan terdaftar di platform perdagangan aset digital utama.

Menurut pakar blockchain, Dr. Altcoin, masalah utama yang menyebabkan keterlambatan ini adalah kurangnya transparansi dari Pi Core Team (PCT) terkait strategi token dan pasar.

Mengurangi Jumlah Token yang Beredar

Baru-baru ini, jumlah token Pi yang beredar kembali dikurangi sebanyak 10 juta token, sehingga total pasokan beredar saat ini mencapai 6,77 miliar token.

Pengurangan ini diyakini sebagai bagian dari strategi PCT untuk menjaga stabilitas harga Pi Coin agar tetap berada di angka $1 setelah token dapat diperdagangkan secara resmi.

Langkah ini bertujuan untuk mencegah ketidakstabilan pasar akibat aksi jual besar-besaran yang pernah terjadi ketika sejumlah besar token Pi dilepas dalam satu waktu.

Namun, meskipun strategi pengelolaan pasokan ini dianggap menguntungkan, masih belum jelas bagaimana PCT akan mengendalikan mayoritas token yang ada dalam pengelolaannya.

Kurangnya transparansi mengenai jumlah dan distribusi token ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor serta pasar mengenai keberlanjutan nilai Pi Coin di masa depan.

Masalah Transparansi dan Pengaruhnya terhadap Listing di Bursa Kripto

Salah satu alasan utama mengapa Pi Network belum terdaftar di Binance, Coinbase, dan bursa kripto besar lainnya adalah minimnya keterbukaan mengenai ekonomi tokennya.

Menurut Dr. Altcoin, belum ada bukti publik mengenai aktivitas penguncian dan pembakaran miliaran token Pi yang dilakukan oleh PCT.

Kurangnya informasi ini memunculkan dugaan adanya potensi manipulasi pasar.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...