Home Pemerintahan Otorita IKN Dorong Investasi KPBU di Sektor Jalan dan Hunian, Target Rp31 Triliun
Pemerintahan

Otorita IKN Dorong Investasi KPBU di Sektor Jalan dan Hunian, Target Rp31 Triliun

Share
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus membuka peluang investasi bagi badan usaha melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Selain investasi langsung, skema KPBU menjadi salah satu strategi utama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di IKN.

Pada kesempatan ini, Otorita IKN menawarkan peluang investasi KPBU di dua sektor strategis, yaitu jalan dan hunian.

Proyek-proyek ini diharapkan dapat menarik minat investor nasional maupun internasional untuk berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota baru.

Proyek KPBU Sektor Jalan: Terowongan Multifungsi 138,6 Km

Salah satu proyek unggulan yang ditawarkan adalah pembangunan terowongan multifungsi sepanjang 138,6 kilometer.

Terowongan ini dirancang untuk mendukung konektivitas dan infrastruktur modern di IKN, serta meningkatkan efisiensi transportasi di wilayah tersebut.

Sebagai langkah awal, dua Letter to Proceed (LTP) telah diberikan kepada perusahaan asal China serta dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Hutama Karya (Persero).

Pemberian LTP ini menjadi sinyal positif bagi investor lain untuk turut serta dalam pembangunan infrastruktur IKN melalui skema KPBU.

Investasi KPBU di Sektor Hunian: Target Rp 31 Triliun

Selain sektor jalan, Otorita IKN juga membuka peluang investasi KPBU di bidang perumahan.

Sebanyak 97 tower rumah susun dan 129 rumah tapak direncanakan untuk dibangun guna memenuhi kebutuhan hunian di ibu kota baru.

Pada tahap pertama, ditawarkan dua proyek rumah susun dan satu proyek rumah tapak dengan nilai investasi mencapai Rp 8 triliun.

Pemerintah menargetkan transaksi KPBU untuk proyek hunian tahap pertama ini dapat dilakukan paling lambat kuartal kedua tahun ini.

Untuk tahap kedua, pemerintah akan menawarkan dua proyek rumah susun serta satu proyek gabungan rumah susun dan rumah tapak dengan nilai investasi Rp 23 triliun.

Target transaksi tahap kedua ini diproyeksikan rampung pada pertengahan tahun.

Share
Related Articles
sampah
Pemerintahan

Atasi Ancaman Sampah, Pemerintah Bangun TPST Rp117 Miliar di Penajam Dekat IKN

IKNPOS.ID - Pemerintah pusat resmi mendukung penguatan pengelolaan sampah di Kabupaten Penajam...

Persiapan Kunjungan Wisata IKN 2026
Pemerintahan

IKN Siaga Sambut Serbuan Wisatawan Libur Lebaran 2026: Targetkan Ratusan Ribu Pengunjung

IKNPOS.ID– Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menghadapi gelombang kunjungan masyarakat dalam skala...

Pemerintahan

Polemik Rekrutmen ASN 2026 Terjawab, Ini Pernyataan Resmi Mensesneg

IKNPOS.ID - Kabar pembukaan seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026 hingga kini...

Pemerintahan

ASN Bisa Mudik Lebih Awal! Cek Jadwal Lengkap WFA Lebaran 2026 & Aturan Mainnya

IKNPOS.ID - Kabar gembira bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh...