Home Borneo Waspada! Penyakit Leptospirosis Melonjak di Balikpapan
Borneo

Waspada! Penyakit Leptospirosis Melonjak di Balikpapan

Share
Share

IKNPOS.ID – Penyebaran penyakit leptospirosis, yang disebabkan oleh bakteri dalam urine tikus, kini menjadi perhatian serius di Kota Balikpapan.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mencatat lonjakan kasus leptospirosis tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya ancaman kesehatan yang harus diwaspadai, terutama oleh keluarga dengan anak kecil.

Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan rumah merupakan langkah utama untuk mencegah penyebaran penyakit ini.

“Anak-anak, khususnya yang masih merangkak atau bermain di lantai, memiliki risiko tinggi terpapar bakteri leptospirosis. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan rumah, terutama area yang sering disentuh anak kecil. Kebiasaan sederhana ini dapat mencegah penyebaran leptospirosis,” ujar Alwiati.

Tikus Positif Bakteri Leptospirosis

DKK Balikpapan telah melakukan langkah preventif, termasuk penangkapan tikus di sejumlah wilayah.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa beberapa tikus positif membawa bakteri leptospirosis, mengonfirmasi ancaman nyata penyebaran penyakit ini di tengah masyarakat.

“Kami terus memantau dan melakukan langkah preventif, termasuk edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kebersihan lingkungan,” tambah Alwiati.

Langkah Pencegahan

DKK Balikpapan memberikan beberapa rekomendasi sederhana untuk membantu mencegah penyebaran leptospirosis:

  • Membersihkan lantai secara rutin, terutama area yang sering digunakan anak-anak.
  • Menutup rapat makanan dan minuman untuk menghindari kontaminasi.
  • Memasang perangkap tikus di area rumah.
  • Membersihkan tumpukan barang yang tidak terpakai untuk mencegah tikus bersarang.

“Kami butuh kerja sama semua pihak, karena pencegahan penyakit ini memerlukan peran aktif masyarakat. Jangan biarkan lingkungan menjadi tempat berkembangnya tikus pembawa penyakit,” tegas Alwiati.

Untuk menekan angka penyebaran leptospirosis, DKK Balikpapan akan memperluas edukasi melalui media sosial, penyuluhan langsung, dan kerja sama dengan RT setempat.

Share
Related Articles
Pengawasan Makan Bergizi Gratis Kaltim
Borneo

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Program Makan Bergizi, Ingatkan Jangan Sampai Ada Penyelewengan

IKNPOS.ID - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, memberikan catatan...

Borneo

Ekspor Kaltim Anjlok 31,25% di Januari 2026, Batubara dan CPO Terpukul Keras!

IKNPOS.ID - Kinerja ekspor Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami penurunan tajam pada Januari...

Borneo

Pemkab PPU Gratiskan Pemasangan Sambungan Air Bersih di Serambi IKN

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) memperluas...

Borneo

Berdayakan Masyarakat Lokal, Upaya Dishut Kaltim Cegah Karhutla di Provinsi Penyangga IKN

IKNPOS.ID - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur kini...