Home Forest City Pembangunan 99 Embung di IKN Terus Berlanjut, 30 Embung Telah Selesai
Forest City

Pembangunan 99 Embung di IKN Terus Berlanjut, 30 Embung Telah Selesai

Share
19 Area Embung di IKN Dilengkapi Pedestrian, Jogging Track, Hingga Ruang Publik--PU
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan 99 embung di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus berjalan sesuai dengan rencana. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti, menyatakan bahwa pembangunan embung tersebut saat ini sudah mencapai progres yang signifikan.

“Untuk 99 embung itu juga jalan terus, semuanya tetap jalan. Sekarang sudah berapa? Embungnya itu kalau nggak salah ada 20-an ya, 30 embung sudah jadi, lanjut terus sampai 99. Kan kita belum selesai, tetap lanjut,” ungkap Diana Kusumastuti, kepada iknpos.id, dikutip Senin (16/12/2024).

Proyek embung ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung keberlanjutan pembangunan IKN, yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur utama seperti gedung dan jalan, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Embung-embung ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan air, terutama untuk irigasi dan pencegahan banjir, serta mendukung ketahanan air di kawasan IKN yang terletak di Kalimantan Timur.

Menurut Diana, meskipun proyek ini belum selesai, progres yang telah dicapai cukup menggembirakan. Dengan 30 embung yang sudah selesai, pembangunan terus dilanjutkan hingga target 99 embung dapat tercapai.

Pembangunan embung di IKN diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kebutuhan air bersih dan pengelolaan sumber daya alam di kawasan tersebut, sekaligus memperkuat konsep keberlanjutan dalam pembangunan Ibu Kota Negara yang baru.

Pembangunan embung juga sejalan dengan konsep kota hutan cerdas (smart forest city) yang mempertahankan 70 persen area hijau tak terbangun.

Pembangunan Embung KIPP juga menerapkan konsep smart water management system dalam perawatan area terbuka hijau dengan penyiraman otomatis (Sprinkler) yang beroperasi menggunakan sensor yang dapat mendeteksi kadar air tanah, suhu, kelembaban dan ph tanah.

Selain itu, guna menjaga kualitas air pada embung terdapat bangunan pendukung berupa sediment trap untuk mengendalikan jumlah sedimen yang masuk ke dalam embung.

Adanya embung KIPP ini nantinya selain menjadi infrastruktur konservasi air dan dapat memperindah KIPP, embung ini juga berfungsi menyediakan air baku untuk keperluan non-air minum, menurunkan suhu di sekitar KIPP dan dapat menjadi ruang rekreasi publik. (*)

Share
Related Articles
ogo Perdana IKN Panen Raya! Inovasi Pertanian Nusantara Ini Siap Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo
Forest City

Padi Gogo Perdana IKN Panen Raya! Inovasi Pertanian Nusantara Ini Siap Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo

IKNPOS.ID - Dunia pertanian Indonesia tengah menyoroti langkah agresif Otorita Ibu Kota...

Kawasan pesisir Penajam Paser Utara.
Forest City

Antisipasi Sengketa, Pemkab Penajam Paser Utara Data Ulang Aset di Kawasan IKN

IKNPOS.ID - Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser...

Revolusi Hijau IKN: 1.805 Hektare Lahan Disulap Jadi Surga Tropis Baru
Forest City

Satwa Liar Mulai Masuki Hutan IKN

IKNPOS.ID - Kabar menggembirakan datang dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hutan...

Revolusi Hijau IKN: 1.805 Hektare Lahan Disulap Jadi Surga Tropis Baru
Forest City

Revolusi Hijau IKN: 1.805 Hektare Lahan Disulap Jadi Surga Tropis Baru

IKNPOS.ID - Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sedang menjalani transformasi ekologis yang...