Home News Kemenpora Ajak Kaum Muda Berkolaborasi Membangun Ibu Kota Nusantara
News

Kemenpora Ajak Kaum Muda Berkolaborasi Membangun Ibu Kota Nusantara

Share
Ilustrasi - KIPP IKN
Share

IKNPOS.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak kaum muda di Indonesia berkolaborasi untuk membangun wilayah Kalimantan Timur, khususnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga, Hasintya Saraswati (Ayas), perlu kolaborasi pentahelix untuk membangun indeks pembangunan pemuda (IPP).

Model kolaborasi pentahelix adalah kolaborasi yang melibatkan lima elemen utama, yaitu, pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Kolaborasi pentahelix adalah wujud nyata dari semangat gotong-royong dan kerja bersama yang menjadi fondasi pembangunan di Kalimantan Timur,” kata Ayas dalam keterangan yang diterima, Sabtu, 7 Desember 2024.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan IKN harus bersikap inklusif. Jangan sampai pembangunan IKN mengabaikan pembangunan dan sumber daya manusia, khususnya pemuda asli daerah Kalimantan Timur.

“Melalui pendekatan ini, kami yakin bahwa pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat tercapai, sejalan dengan visi Kalimantan Timur sebagai wilayah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementaa itu, Woro Srihastuti sebagai Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda di Kemenko PMK, menyampaikan pentingnya partisipasi pemuda dalam pembangunan IKN. Baginya, pemuda wajib berperan aktif berkontribusi membangun IKN.

“Pemuda adalah aset bangsa yang tak ternilai. Partisipasi aktif mereka dalam pembangunan IKN bukan hanya sebuah pilihan, tetapi kebutuhan mutlak untuk memastikan visi IKN sebagai kota masa depan yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan dapat tercapai,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Konsorsium Gerakan Bangun Nusantara (Gerbangtara) Aie Natasha, menyebut pemuda yang membangun IKN adalah pemuda yang tak bermasalah. Pemuda yang terbebas dari judi online yang saat ini menjadi ‘kanker’ di kalangan pemuda.

“Pembangunan IKN memerlukan generasi muda yang sehat, produktif, dan fokus pada kontribusi positif. Kita harus bersama-sama melindungi mereka dari pengaruh buruk seperti judi online, yang bisa menghambat masa depan mereka dan pembangunan bangsa,” ujarnya.

Share
Related Articles
News

Cak Imin: Kepala Daerah Kunci Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan, pemerintah daerah memegang peran...

News

Kemnaker Minta Perusahaan Aplikasi Transparan dalam Pemberian BHR Keagamaan 2026

Kemnaker menegaskan pentingnya transparansi dalam pemberian Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026...

News

BI dan OJK Tingkatkan Kesiapsiagaan Stabilitas Pasar Keuangan di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasar keuangan nasional menyusul...

Pelantikan KADIN Kaltim Jadi Sinyal Ekonomi Baru Indonesia
News

HEBOH di IKN! Pelantikan KADIN Kaltim Jadi Sinyal Ekonomi Baru Indonesia

IKNPOS.ID - Pelantikan dan pengukuhan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)...