Home News Status Ibu Kota Belum Jelas, Pembangunan Hotel dan Restoran di IKN Masih “Wait and See”
News

Status Ibu Kota Belum Jelas, Pembangunan Hotel dan Restoran di IKN Masih “Wait and See”

Share
Progres pembangunan RS Abdi Waluyo di IKN. Foto: Tangkapan layar YouTube
Share

IKNPOS.ID – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, mengungkapkan bahwa perkembangan pembangunan hotel dan restoran di Ibu Kota Nusantara (IKN) masih bergantung pada kejelasan status wilayah tersebut sebagai ibu kota negara.

“Apakah nanti IKN itu akan betul-betul menjadi ibu kota, terjadi pemindahan, dan ada demand-nya di sana? Sekarang ini kan belum,” ujar Hariyadi dalam agenda temu media di Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2024).

Status Ibu Kota Masih Jakarta

Kondisi ini mengemuka setelah pernyataan Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, yang menegaskan bahwa hingga saat ini status ibu kota Indonesia masih berada di Jakarta.

Perubahan tersebut baru akan resmi setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani Keputusan Presiden (Kepres) terkait pemindahan ibu kota negara.

“Iya sampai hari ini Jakarta masih menjadi ibu kota Indonesia. Karena di Pasal 70 UU DKJ dinyatakan UU ini berlaku sejak ditandatanganinya keputusan presiden terkait dengan pemindahan ibu kota,” jelas Supratman.

Pemerintah saat ini tengah mempercepat pembahasan Revisi Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) bersama DPR.

Revisi ini mencakup penggantian nomenklatur dari DKI menjadi DKJ, guna memberikan landasan hukum yang kuat bagi Jakarta sebagai provinsi khusus setelah ibu kota resmi dipindahkan.

Hotel dan Restoran Tunggu Kepastian

Menurut Hariyadi, pembangunan sektor komersial seperti hotel dan restoran memiliki urgensi lebih rendah dibanding infrastruktur dasar dan residensial di wilayah baru seperti IKN.

“Bahwa pembangunan hotel di wilayah baru itu urutannya terakhir, yaitu setelah infrastruktur, residensial, lalu komersial,” terangnya.

Hariyadi menambahkan, pihak pengembang sektor perhotelan dan restoran di IKN masih bersikap “wait and see” hingga ada kepastian mengenai status ibu kota serta realisasi pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke wilayah tersebut.

“Secara umum, terus terang sih, dari teman-teman masih wait and see ya,” ujarnya.

Pemindahan ASN Dimulai 2025

Meskipun demikian, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa wilayah IKN di Kalimantan Timur siap menerima kepindahan ASN mulai tahun depan.

Share
Related Articles
Bantuan bencana
News

DPRK Bireuen Sidak Gudang BPBD, Temukan Bantuan Bencana Masih Menumpuk

IKNPOS.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen melakukan inspeksi mendadak (sidak)...

Korban tewas akibat tersengat listrik saat banjir di Jakarta Utara
News

Banjir Maut di Ibu Kota Jakarta: 3 Warga Tewas Tersengat Listrik, Termasuk Pasutri

IKNPOS.ID - Banjir maut terjadi di Ibu Kota Jakarta. Banjir yang melanda...

Presiden Prabowo di IKN
News

Ini Pesan Politik Kunjungan Perdana Prabowo ke IKN

IKNPOS.ID - Kunjungan perdana Presiden RI Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara...

Monitoring hari tanpa hujan BMKG
News

Anomali Cuaca! Saat Pesisir Siaga Banjir Rob, Tiga Wilayah Ini Justru Dilanda Hari Tanpa Hujan Ekstrem

IKNPOS.ID - Kondisi cuaca di wilayah Indonesia menunjukkan kontras yang cukup ekstrem...