Home Uncategorized Bubar! Puluhan Anggota Jamaah Islamiyah Kaltim Deklarasikan Kembali ke Pangkuan NKRI
Uncategorized

Bubar! Puluhan Anggota Jamaah Islamiyah Kaltim Deklarasikan Kembali ke Pangkuan NKRI

Share
Jamaah Islamiyah/ilustrasi
Share

IKNPOS.ID – Sebanyak 54 mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) Kalimantan Timur resmi membubarkan diri dan mendeklarasikan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Deklarasi ini dipimpin oleh Ustaz Heri Mulyanto di Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin 18 November 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh mantan Ketua Majelis Fatwa Jamaah Islamiyah, Imtihan Syafi’i, didampingi Ustaz Bambang, Ustaz Hasan Pranoto, dan perwakilan dari Densus 88 Antiteror Polri.

Pembubaran JI Sesuai Keputusan di Sentul

Imtihan Syafi’i menjelaskan, pembubaran JI telah diputuskan pada 30 Juni 2024 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, oleh para masyayikh.

Keputusan ini diambil setelah melalui kajian panjang yang mempertimbangkan ilmu syar’i dan dampak organisasi tersebut terhadap umat Islam dan masyarakat Indonesia.

“Kami menyadari, demi menghindari mudhoratan besar dan kerusakan yang dapat menimpa diri sendiri, umat Islam, atau masyarakat, sudah saatnya organisasi ini dibubarkan,” ujar Imtihan.

Sosialisasi Pembubaran JI di Berbagai Provinsi

Deklarasi di Balikpapan merupakan bagian dari sosialisasi pembubaran JI yang telah dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Hingga saat ini, 42 organisasi JI daerah telah resmi dibubarkan, termasuk di Kalimantan Barat sebelumnya.

“Kami yakin mantan anggota JI di daerah-daerah dapat menerima keputusan ini. Budaya ilmu mereka sangat kuat, sehingga dengan penjelasan syar’i yang jelas, keputusan ini dapat diterima dengan baik,” jelas Imtihan.

Imtihan juga mengapresiasi tanggapan positif dari para mantan anggota JI di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Maluku, terhadap keputusan ini.

Rencana Pasca-Pembubaran

Setelah pembubaran, mantan anggota JI akan tetap aktif dalam berbagai kegiatan Islami, termasuk dakwah, pengajaran Al-Qur’an dan sunnah Nabi, serta kontribusi di dunia pendidikan untuk mencerdaskan bangsa.

“Semua kegiatan yang dilakukan akan dihitung dampaknya agar tidak menimbulkan kerusakan atau mudhorat di tengah masyarakat,” tambah Imtihan.

Share
Related Articles
IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
Uncategorized

IKN Gandeng Kalimantan Utara, Sinergi Baru Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Wilayah

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat kerja sama strategis dengan...

KIPI Maloy harus direvitalisasi
Uncategorized

Pemprov Kaltim Siapkan Rp10,5 Miliar untuk Tim Ahli Gubernur 2026, Ini Rincian Honor hingga Perjalanan Dinas

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan anggaran sebesar Rp10,5...

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Foto: Dok/Puspen TNI
Uncategorized

Panglima TNI Sebut Status Siaga 1 untuk Uji Kesiapsiagaan Prajurit dan Alutsista

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto menegaskan bahwa instruksi status Siaga...

Uncategorized

Fitur-Fitur Canggih Galaxy S26: AI Makin Pintar, HP Bisa Atasi Masalah Sendiri

IKNPOS.ID - Samsung Electronics resmi memperkenalkan flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26, dengan...