Home Borneo Kasus DBD Meningkat, Pemkab PPU Siapkan Langkah Khusus Perbaiki Sanitasi Warga
Borneo

Kasus DBD Meningkat, Pemkab PPU Siapkan Langkah Khusus Perbaiki Sanitasi Warga

Share
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terus mengintensifkan upaya untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang dilaporkan cukup tinggi, terutama di wilayah Kecamatan Sepaku, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap buruknya kondisi sanitasi di wilayah tersebut, yang dinilai menjadi salah satu faktor pemicu tingginya kasus DBD.

“Kita sangat konsen dengan sanitasi, karena seluruh penyakit itu bisa kita perbaiki kalau kita jaga dan perbaiki sanitasinya,” ujar Zainal Arifin pada Senin 11 November 2024.

Menurutnya, sanitasi yang buruk tidak hanya berdampak pada DBD tetapi juga berbagai penyakit lain, sehingga penanganan sanitasi menjadi prioritas dalam mengurangi risiko kesehatan bagi masyarakat.

Pj Bupati juga menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU untuk segera memberikan laporan lengkap mengenai data kasus DBD yang ada, agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menanggulangi penyebaran penyakit ini.

“Saya sudah perintahkan kadis untuk bisa membuat laporan lengkap terkait data DBD kita dan bagaimana penganggulangannya,” kata Zainal.

Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada 15 November, Pemkab PPU berencana menjadikan momentum ini untuk melancarkan kampanye melawan DBD.

Sebuah rapat lintas instansi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan diadakan untuk membahas langkah-langkah konkret yang perlu dilakukan demi pencegahan DBD yang lebih efektif di wilayah PPU.

Zainal juga menyatakan bahwa, meskipun belum ada laporan kasus meninggal akibat DBD di wilayah tersebut, pemerintah tetap akan bergerak secara komprehensif agar kasus DBD tidak semakin meluas.

“Kita ingin memastikan tidak ada warga yang menjadi korban DBD di PPU,” pungkasnya.

Pemkab PPU berharap dengan koordinasi yang kuat antara instansi pemerintah dan dukungan masyarakat, kasus DBD di wilayah IKN dapat ditekan sehingga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat semakin terjaga.

Share
Related Articles
Borneo

Upaya Pemkab PPU Perkuat Irigasi di Serambi IKN: Libatkan Kelompok Tani

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur...

Borneo

Tersedia Anggaran Rp400 Miliar, Perbaikan Jalan di Provinsi Penyangga IKN Akan Dioptimalkan

IKNPOS.ID - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Provinsi...

Pesan Rudy ke Bankaltimantara
Borneo

TERUNGKAP! Bos CV Afisera Buka-bukaan Soal Pengadaan dan Pengembalian Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Pemprov Kaltim, Ini Alur Lengkapnya

IKNPOS.ID - Direktur Utama CV Afisera, Subhan, akhirnya memaparkan secara rinci proses...

Borneo

Duh! 6.972 Kasus Perceraian di Kalimantan Timur Sepanjang 2025, Samarinda Tertinggi! Ini 7 Faktor Penyebab Terbesarnya

IKNPOS.ID - Kasus perceraian di Kalimantan Timur sepanjang 2025 menjadi sorotan setelah...