“Kami melihat kebutuhan pengelolaan risiko di Kalimantan Timur terus berkembang. Karakteristik kegiatan usaha di sektor industri, energi, konstruksi maupun logistik membutuhkan pemahaman risiko yang baik agar perlindungan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan nasabah. Karena itu, kami terus memperkuat kedekatan dengan nasabah dan memahami aktivitas usahanya secara langsung,” ujar Indra.
Dia menambahkan keberadaan RO Balikpapan juga menjadi bagian penting dalam memastikan Asuransi Jasindo dapat memberikan layanan yang lebih dekat sekaligus merespons kebutuhan nasabah secara lebih cepat melalui Risk Management Partnership.
“Kami berharap Asuransi Jasindo di Balikpapan tidak hanya dikenal sebagai penyedia produk asuransi, tetapi sebagai mitra pengelolaan risiko bagi pelaku usaha. Kedekatan dengan nasabah 1 menjadi penting karena setiap sektor memiliki karakteristik risiko yang berbeda dan membutuhkan pendekatan perlindungan yang tepat,” tambah Indra.
Ke depan, Brellian melanjutkan, Asuransi Jasindo akan terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas pengelolaan risiko, serta kolaborasi dengan nasabah dan berbagai pemangku kepentingan di Kalimantan Timur. Penguatan tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kualitas portofolio, dan disiplin underwriting sebagai bagian dari upaya membangun pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
“Melalui jaringan di berbagai wilayah Indonesia, kami berkomitmen untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat dan dunia usaha, serta memperkuat peran sebagai mitra dalam mengelola berbagai risiko yang menyertai perkembangan ekonomi di daerah,” tutup Brellian.