Dalam konteks itu, Edi melihat Pemuda Pancasila memiliki potensi besar untuk membantu pemerintah menjangkau informasi di lapangan. Dengan jaringan anggota yang tersebar luas hingga ke berbagai sudut kota, organisasi ini dapat menjadi mitra dalam menyampaikan aspirasi dan kondisi masyarakat.
“Pemuda Pancasila ini ada di mana-mana. Artinya, di setiap sudut Kota Pontianak ada anggotanya. Kalau ada warga yang membutuhkan bantuan atau ada persoalan di lapangan, ini bisa disampaikan,” ujarnya.
Edi juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial di era digital. Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi pembangunan, aspirasi warga, maupun berbagai persoalan yang perlu segera ditangani. Ia berharap kepengurusan MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026–2027 dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas, memperkuat kebersamaan, dan mendorong pembangunan kota yang maju, sejahtera, berwawasan lingkungan, dan humanis.