Home Borneo Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

Share
Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Share

Sinergi ini menunjukkan bahwa program perumahan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas level pemerintahan menjadi faktor kunci untuk mempercepat realisasi di lapangan.

Pemerintah Jamin Tanpa Pungutan, Dampak Ekonomi Ikut Terdorong

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar memperbaiki rumah. Ia menilai program bedah rumah juga memberikan efek ekonomi langsung kepada masyarakat.

“Program bedah rumah ini tidak hanya memperbaiki hunian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kami memastikan pelaksanaannya tepat sasaran, transparan, dan tanpa pungutan apa pun karena bersumber dari APBN,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait potensi biaya tambahan. Pemerintah memastikan seluruh proses berjalan transparan dan bebas pungutan.

Mendagri Tekankan Kunci Sukses: Kolaborasi

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi yang solid.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan daerah sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, pemerintah berharap distribusi bantuan bisa lebih tepat sasaran dan merata.

Gubernur Kaltim: Kuota Ditambah Agar Manfaat Lebih Luas

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memastikan pihaknya siap mendukung penuh program ini. Ia menilai penambahan kuota menjadi langkah penting agar lebih banyak masyarakat merasakan manfaatnya.

“Kami mendukung penuh program ini melalui penambahan kuota agar semakin banyak masyarakat Kalimantan Timur yang dapat merasakan manfaatnya, khususnya dalam peningkatan kualitas tempat tinggal,” ungkapnya.

Dukungan ini memperkuat komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas hunian, sekaligus mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni.

Digeber Lebih Cepat, Dampak Ditunggu Masyarakat

Percepatan jadwal dan lonjakan kuota membuat program ini menjadi salah satu gebrakan besar di sektor perumahan tahun 2026. Dengan target selesai pada Agustus, masyarakat kini menanti realisasi di lapangan.

Share
Related Articles
Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Pengukuhan DPW MATRA Kaltim di Jantung IKN
Borneo

Harmoni Budaya di Ibukota Baru: Prosesi Khidmat Pelantikan DPW MATRA Kalimantan Timur

IKNPOS.ID - Kawasan Ibukota Nusantara (IKN) kembali menjadi saksi sejarah, namun kali...

Kaltim mengejar pertumbuhan ekonomi
Borneo

Viral Anggaran Rp450 Juta untuk Laundry, Pemprov Kaltim Buka Suara

IKNPOS.ID - Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan kabar anggaran Rp450 juta...

Borneo

Otorita IKN Percepat Penurunan Stunting Lewat Edukasi dan Intervensi Gizi

IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat upaya penurunan angka...