Kawasan Yudikatif Dibangun dalam Dua Paket Proyek
Selain kawasan legislatif, pembangunan kawasan yudikatif juga menjadi fokus penting dalam pengembangan pusat pemerintahan di IKN.
Basuki menjelaskan bahwa pembangunan kawasan yudikatif akan dibagi dalam dua paket pekerjaan utama.
Paket Pertama
Paket pertama mencakup pembangunan:
- Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Kawasan pendukung peradilan
- Plaza Keadilan
Paket Kedua
Sementara itu, paket kedua meliputi pembangunan:
- Gedung Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia
- Kawasan yudisial
- Masjid kawasan
Selain gedung utama, seluruh kawasan yudikatif juga akan dilengkapi dengan pembangunan jalan kawasan sepanjang 8 kilometer untuk mendukung konektivitas antarbangunan dan mobilitas di area tersebut.
“Paket kedua meliputi pembangunan Gedung Mahkamah Konstitusi, kawasan yudisial, serta masjid. Seluruh area ini dilengkapi pembangunan jalan kawasan sepanjang 8 kilometer,” terang Basuki.
Tidak hanya membangun gedung pemerintahan, pemerintah juga terus memperkuat infrastruktur pendukung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara (KIPP).
Salah satu yang menjadi perhatian adalah sistem penyediaan air dan pengelolaan kawasan.
Beberapa proyek yang sedang berjalan antara lain:
- Pembangunan embung EC-08
- Pembangunan kolam retensi TR01
- Pembangunan jaringan perpipaan air minum
Sistem distribusi air tersebut nantinya akan terintegrasi melalui Multi-Utility Tunnel (MUT), yaitu terowongan utilitas bawah tanah yang menampung berbagai jaringan infrastruktur seperti air, listrik, dan telekomunikasi.
Sistem MUT ini dirancang untuk membuat pengelolaan utilitas kota menjadi lebih efisien sekaligus mendukung konsep kota modern yang diusung dalam pembangunan IKN.