Home Borneo Samarinda Terapkan WFH ASN Tiap Jumat, Wali Kota Andi Harun Siapkan Dashboard Pengawas Real Time
Borneo

Samarinda Terapkan WFH ASN Tiap Jumat, Wali Kota Andi Harun Siapkan Dashboard Pengawas Real Time

Share
WFH ASN Kota Samarinda
Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan keterangan pers mengenai kebijakan kerja dari rumah atau WFH bagi ASN mulai April 2026.Foto:IST
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan terobosan baru dalam tata kelola birokrasi dengan meresmikan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada Jumat, 17 April 2026 mendatang.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa pola kerja ini bukan sekadar relaksasi bagi pegawai, melainkan langkah strategis yang didukung infrastruktur digital ketat. Pemerintah telah menyiapkan dashboard pemantauan real time untuk memastikan produktivitas tetap terjaga meskipun pegawai tidak berada di kantor.

“Kami menunjukkan kepatuhan terhadap instruksi pemerintah pusat untuk menerapkan WFH satu hari dalam seminggu. Samarinda menetapkan hari Jumat sebagai jadwal pelaksanaannya,” ungkap Andi Harun saat memberikan keterangan resmi, Jumat 10 April 2026.

Sistem Digital Penjamin Disiplin

Pemerintah tidak ingin kebijakan ini menjadi formalitas administratif belaka. Oleh karena itu, sistem dashboard monitoring dikembangkan untuk menyajikan indikator kinerja secara transparan. Melalui platform dashboard-wfh.samarindakota.go.id, publik dapat melihat capaian kebijakan ini, sementara pimpinan memegang kendali penuh atas aktivitas pegawai.

Untuk mencegah pelanggaran, Pemkot Samarinda menerapkan sistem absensi berbasis geotagging. Para ASN wajib melakukan presensi sebanyak tiga kali sehari langsung dari titik koordinat rumah mereka.

“Sistem ini terintegrasi dengan peta digital. Jika ada oknum yang mencoba memanipulasi lokasi menggunakan fake GPS, kami akan menjatuhkan sanksi disiplin berat sesuai aturan yang berlaku,” tegas Andi Harun secara lugas.

Target Efisiensi dan Pelayanan Publik

Kebijakan WFH satu hari dalam sepekan ini mengusung misi besar dalam efisiensi anggaran dan pelestarian lingkungan. Andi Harun merinci setidaknya ada empat target utama yang ingin dicapai melalui program ini:

Mematuhi regulasi kerja nasional yang berlaku.

Menekan angka konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara signifikan.

Share
Related Articles
Borneo

Petani Wajib Lapor Panen, Strategi Baru PPU Jaga Harga Gabah Tetap Stabil

Pemkab PPU menerapkan kebijakan baru dengan mewajibkan petani melaporkan rencana panen padi...

Borneo

IKN Dorong Gaya Hidup Sehat, Donor Darah dan Skrining Diabetes Digital Diserbu Ratusan Peserta

OIKN terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem kesehatan modern dengan menggelar kegiatan...

Film Kolosal Dayak Kalimantan 2026
Borneo

Angkat Peradaban Borneo ke Layar Lebar, Film Kolosal Dayak Mulai Berburu Pemeran

IKNPOS.ID - Industri perfilman Tanah Air segera menyambut kehadiran karya sinematik ambisius...

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Ibu Kota Nusantara.
Borneo

Otorita IKN Gandeng Daerah Penyangga Kelola Sampah Jadi Energi

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat upaya pengelolaan lingkungan...