Home Borneo IKN Dorong Gaya Hidup Sehat, Donor Darah dan Skrining Diabetes Digital Diserbu Ratusan Peserta
Borneo

IKN Dorong Gaya Hidup Sehat, Donor Darah dan Skrining Diabetes Digital Diserbu Ratusan Peserta

OIKN terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem kesehatan modern dengan menggelar kegiatan donor darah dan sosialisasi skrining diabetes berbasis aplikasi DoScreen di KIPP

Share
Otorita IKN Gelar Donor Darah untuk Masyarakat Umum Hunian Pekerja Konstruksi--Humas OIKN
Share

IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem kesehatan modern dengan menggelar kegiatan donor darah dan sosialisasi skrining diabetes berbasis aplikasi DoScreen di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari kalangan akademisi, organisasi masyarakat, hingga fasilitas kesehatan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran deteksi dini penyakit tidak menular, khususnya diabetes.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini bukan sekadar donor darah, tetapi juga bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini,” ujarnya.

Ratusan peserta yang terdiri dari pegawai, pekerja konstruksi, hingga warga sekitar terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Tingginya partisipasi dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sekaligus kepedulian sosial.

Selain donor darah, peserta juga diperkenalkan dengan teknologi skrining mandiri melalui aplikasi DoScreen. Pendekatan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong layanan kesehatan yang lebih preventif.

Perwakilan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Mahendro Kusumo, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat mempercepat deteksi risiko penyakit sejak dini.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa melakukan skrining secara cepat dan mandiri, sehingga potensi risiko diabetes dapat diketahui lebih awal,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program kesehatan di IKN sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga komunitas.

OIKN menegaskan akan terus mendorong pengembangan sistem kesehatan yang inklusif, berbasis teknologi, dan berorientasi pada pencegahan sebagai bagian dari visi pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....