Sementara itu, Bulog hingga akhir 2025 telah menyerap sekitar 11.000 ton gabah dari petani di wilayah tersebut. Pemerintah berharap kebijakan pelaporan panen ini semakin memperkuat koordinasi antara petani, penyuluh, dan pihak penyerap, sehingga kesejahteraan petani tetap terjaga di tengah fluktuasi harga.