Afif menegaskan, perbedaan mendasar juga terletak pada aspek pendanaan dan kewenangan. Ia menyebut figur yang dibandingkan gubernur tidak berada dalam posisi yang setara.
“Yang satu dibiayai APBD, yang satu tidak. Jadi jelas ini bukan apple to apple,” katanya.
Sentimen Internal: Jangan Membebani Presiden
Kritik ini juga membawa pesan kuat bahwa nama besar Presiden tidak boleh dijadikan komoditas politik lokal secara sembarangan.
Gerindra Kaltim khawatir jika pola komunikasi seperti ini terus berlanjut, publik akan menilai kader-kader daerah tidak memiliki kepercayaan diri atas program kerja mereka sendiri.
“Seorang pemimpin harus lahir dari integritasnya di daerah, bukan dari seberapa dekat ia merasa dengan pusat kekuasaan,” tegas salah satu sumber internal partai.
Lebih jauh, ia menilai membawa relasi keluarga Presiden sebagai pembenaran dalam penempatan jabatan publik di daerah merupakan langkah yang tidak dapat dibenarkan.
“Hubungan keluarga Presiden tidak boleh menjadi dasar pemberian jabatan publik di daerah. Itu berisiko konflik kepentingan,” ucapnya.
Sebagai kader Gerindra, Andi Afif mengaku tersinggung atas pernyataan tersebut. Ia bahkan menyebutnya sebagai bentuk penghinaan.
“Keterangan gubernur itu merupakan penghinaan dan tindakan yang melampaui batas,” tegasnya.
Ia pun mendesak gubernur untuk segera mencabut pernyataan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
“Saya mendesak gubernur mencabut pernyataannya dalam waktu sesingkat-singkatnya dan meminta maaf secara terbuka kepada Presiden melalui media nasional,” katanya.
Tak hanya itu, Afif juga menyinggung implikasi dari pernyataan tersebut terhadap struktur pemerintahan daerah, khususnya posisi wakil gubernur dan sekretaris daerah.
“Kalau logika itu dipakai, seolah-olah peran wakil gubernur dan sekda bisa diabaikan. Padahal itu tidak benar,” ujarnya.
Ia berharap polemik ini segera disikapi secara serius oleh gubernur agar tidak semakin memperkeruh situasi politik di Kaltim.
“Saya berharap gubernur membaca tuntutan ini dan segera mengambil langkah yang tepat,” tutupnya.