Sinergi dan Pengawasan Berkelanjutan
Pemerintah daerah juga menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pengawasan ketat terhadap setiap tahapan pembangunan. Wakil Bupati berharap masyarakat turut menjaga aset infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang. Transformasi fisik di Tanjung Selayar ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Kotabaru sebagai wilayah yang mandiri dan berdaya saing tinggi di tahun 2026.
“Infrastruktur adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dengan memperbaiki jalan di Tanjung Selayar, kita sedang membangun jembatan menuju kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga Kotabaru.” — Analis Pembangunan dan Kebijakan Publik Daerah.
Dia mengemukakan, ada beberapa desa, pertama Desa Teluk Kemuning, kemudian Teluk Aru, Tanjung Lalak, panjang jalan sekitar 10 km dalam perawatan, agar transportasi dan mobilitas barang, orang dan jasa semakin lancer.
Dengan perbaikan jalan tersebut dapat meningkatkan kelancaran transportasi yang berdampak pada meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kita harapkan dengan adanya perbaikan jalan ini mampu mendukung perekonomian di tingkat desa, mudah-mudahan dengan perbaikan ini saya juga berharap masyarakat dapat bersama-sama memelihara kondisi jalan kita,” imbuhnya.
Ia meminta masyarakat agar bersabar selama proses perbaikan berlangsung.
“Kepada masyarakat Kabupaten Kotabaru secara umum untuk bersabar, dimana kondisi jalan Kabupaten Kotabaru cukup panjang yakni sekitar 1.250 kilometer, dalam kondisi baik kurang lebih 30%,” paparnya.
Wakil Bupati mewakili Bupati Kotabaru juga mengucapkan terimakasih kepada PT. MSAM yang telah membantu dalam pemeliharaan jalan sepanjang 3 KM.
“Atas nama Bupati, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT. MSAM yang telah memberikan bantuan berupa alat berat grader dan vibro untuk perawatan jalan,” ucapnya.
Kemudian, Wakil Bupati juga meninjau langsung pemiliharaan jalan untuk memastikan konektivitas dan perbaikan infrastruktur.