“Seleksi ini bukan sekadar baris-berbaris, melainkan upaya membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh dan memiliki jiwa kepemimpinan serta kecintaan mendalam terhadap tanah air,” ujar Moch Aziz.
Seleksi Paskibraka Tahun 2026, sebut dia, diikuti 164 peserta terdiri dari 73 Putra dan 91 Putri.
“Para peserta merupakan siswa-siswi terbaik dari jenjang SLTA sederajat (SMA, SMK, MA dan Pondok Pesantren) di seluruh wilayah Kabupaten Batola,” ucapnya.
Proses seleksi, jelas dia, dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 06 hingga 10 April 2026, di Aula Selidah dan Lapangan 5 Desember Marabahan.
Untuk menjaga objektivitas, tegas dia, tim penilai melibatkan berbagai unsur profesional antara lain, Administrasi Hukum dari Badan Kesbangpol & Bagian Hukum Setda.
Selain itu, sambung dia, Kesamaptaan dan PBB dari KODIM 1005 Barito Kuala dan Polres Batola, kesehatan dari tim dokter dan perawat, Kepribadian dan Bakat dari Psikolog dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Menutup sambutannya, bupati mengucapkan terima kasih kepada Badan Kesbangpol, para Kepala Sekolah, guru pembimbing serta orang tua yang telah memberikan izin bagi anak-anaknya untuk berproses menjadi calon pemimpin bangsa.
Dengan dimulainya seleksi ini, diharapkan para peserta dapat menjadikan momen ini sebagai pengalaman berharga dalam memantapkan jati diri sebagai putra-putri terbaik daerah di masa depan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Batola H Bahrul Ilmi secara resmi membuka seleksi tersebut dengan ditandai pengalungan tanda peserta secara simbolis.