IKNpos.id – Pemkab Batola seleksi Paskibraka Kabupaten 2026
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola), Kalimantan Selatan resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Tahun 2026 di Aula Selidah Marabahan, Senin.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batola Moch Aziz selaku Ketua Panitia menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan tersebut merujuk pada DPA Kesbangpol 2026, Perpres No. 51/2022 dan Peraturan BPIP No. 03/2022.
Semangat nasionalisme mulai membara di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Pemerintah Kabupaten melalui instansi terkait resmi menabuh genderang seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten untuk tahun 2026. Ajang bergengsi ini menjadi magnet bagi ratusan pelajar terbaik dari berbagai penjuru kecamatan yang bermimpi mengibarkan Sang Merah Putih pada puncak peringatan HUT RI ke-81 nanti.
Proses seleksi tahun ini dipastikan berjalan lebih kompetitif dan transparan. Tidak hanya mengandalkan ketangkasan fisik dan kesempurnaan baris-berbaris, para kandidat juga diuji secara ketat dalam aspek wawasan kebangsaan, kepribadian, hingga ketahanan mental. Langkah ini diambil untuk menjaring figur pemuda-pemudi yang tidak hanya gagah di lapangan, tetapi juga memiliki integritas tinggi sebagai duta daerah.
Pemkab Batola menekankan bahwa menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan besar yang membutuhkan kedisiplinan luar biasa serta pengorbanan waktu dan tenaga.
“Menjadi Paskibraka bukan soal gagah-gagahan di depan kamera. Ini adalah ujian dedikasi dan cinta tanah air. Kami mencari putra-putri Batola yang memiliki ‘DNA’ pejuang; mereka yang siap ditempa untuk menjadi teladan bagi generasi muda lainnya di Barito Kuala,” tegas panitia seleksi Pemkab Batola di sela-sela kegiatan.
Peserta yang lolos tahapan awal akan masuk ke fase karantina dan pelatihan intensif di bawah pengawasan ketat pelatih dari unsur TNI dan Polri. Melalui seleksi yang presisi ini, Batola optimis dapat mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk bersaing di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus mengharumkan nama “Bumi Ije Jela” di kancah yang lebih luas.