IKNPOS.ID – Proses pemindahan aktivitas pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan perkembangan. Terbaru, sekitar 50 staf Wakil Presiden Republik Indonesia dilaporkan mulai berkantor di kawasan IKN untuk mempersiapkan operasional di kompleks Istana Wakil Presiden.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan administratif sebelum kegiatan pemerintahan berjalan penuh di ibu kota baru.
“Sudah dipersiapkan, bahkan sekitar 50 staf beliau juga sudah ditugaskan ke sini untuk mempersiapkan perkantoran Istana Wapres,” kata Basuki saat menghadiri agenda silaturahim di Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda, Senin.
Menurut Basuki, berbagai fasilitas perkantoran pimpinan negara di kawasan Ibu Kota Nusantara saat ini telah siap digunakan untuk mendukung aktivitas pemerintahan tingkat tinggi.
Persiapan Operasional Istana Wakil Presiden
Penempatan staf Wakil Presiden di IKN menjadi salah satu langkah awal dalam mempersiapkan operasional kantor resmi pimpinan negara di ibu kota baru tersebut.
Basuki menegaskan bahwa pembangunan fasilitas penting seperti kompleks Istana Wakil Presiden telah dirancang agar mampu menunjang kegiatan pemerintahan apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Langkah ini juga sejalan dengan rencana pemerintah untuk memindahkan sebagian fungsi pemerintahan secara bertahap dari Jakarta menuju IKN di Kalimantan Timur.
Dengan hadirnya staf Wakil Presiden di kawasan tersebut, berbagai kebutuhan administratif, operasional, serta penataan ruang kantor dapat dipersiapkan lebih matang sebelum kegiatan pemerintahan berjalan penuh.
Kunjungan Basuki ke Samarinda tidak hanya membahas soal pembangunan IKN. Ia juga melakukan agenda silaturahim halal bihalal dengan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Dalam kesempatan tersebut, Basuki bahkan sempat berkelakar kepada awak media mengenai penampilannya yang berbeda dari biasanya.
Ia terlihat mengenakan kemeja batik saat menghadiri pertemuan tersebut.
“Halal bihalal. Makanya dengan istri saya. Anda pernah lihat saya pakai batik? Tidak pernah kan. Jadi saya menyempatkan silaturahim sebagai warganya Pak Gubernur Rudy Mas’ud,” ujarnya sambil bercanda.
Momen tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ibu kota baru.