Mangiring juga menyebut bahwa selama ini mayoritas PMI yang pulang saat musim mudik berasal dari negara-negara dengan jumlah penempatan pekerja migran terbesar.
“Biasanya yang paling banyak berasal dari Malaysia, kemudian Singapura, serta beberapa negara di kawasan Timur Tengah,” tuturnya.
Terkait isu penutupan ruang udara di kawasan Timur Tengah, Mangiring memastikan hingga kini belum ada laporan pekerja migran Indonesia yang tertahan akibat kondisi tersebut.
“Laporan dari kementerian terkait sementara tidak ada Pekerja Migran yang tertahan. Bahkan kemarin ada dua penerbangan dari Ankara yang membawa Pekerja Migran terdampak dan semuanya sudah difasilitasi kepulangannya,” tukasnya.