Home News Integritas Jaksa Bukan Cuma Soal Aturan, Setia Untung Arimuladi: Semua Bermula dari Meja Makan Keluarga
News

Integritas Jaksa Bukan Cuma Soal Aturan, Setia Untung Arimuladi: Semua Bermula dari Meja Makan Keluarga

Share
Mantan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi (wikipedia)
Share

IKNPOS.ID – Selama ini, bicara soal integritas jaksa selalu identik dengan kode etik, pengawasan melekat, dan sanksi administratif yang kaku. Namun, mantan Wakil Jaksa Agung (Wakajagung), Setia Untung Arimuladi, mendobrak stigma tersebut melalui sudut pandang yang jauh lebih hangat dan mendalam: Keluarga.

Melalui buku terbarunya yang bertajuk “Peran Keluarga dalam Pengawasan dan Pembentukan Integritas Jaksa”, sosok yang telah mengabdi selama 38 tahun di Korps Adhyaksa ini menegaskan bahwa kejujuran seorang penegak hukum tidak lahir di ruang sidang, melainkan tumbuh dari pola asuh di rumah.

Dalam buku setebal 156 halaman tersebut, Setia Untung merefleksikan bahwa pendekatan struktural—seperti aturan disiplin dan pengawasan internal—hanya menyentuh permukaan.

Menurutnya, integritas adalah hasil dari proses panjang yang dimulai sejak masa kanak-kanak. Jika fondasi moral di keluarga rapuh, maka sistem pengawasan sekuat apa pun di lembaga negara akan sulit membendung godaan penyimpangan.

“Integritas adalah nilai yang tumbuh sejak dini. Keluarga adalah ruang pertama tempat seseorang belajar tentang kejujuran, disiplin, dan keteladanan,” ungkap Setia Untung, Minggu (15/3/2026).

Mengenal Konsep Preventive Cognitive Family Mode

Satu hal yang membuat gagasan Setia Untung menonjol adalah penggunaan pendekatan ilmiah yang ia sebut sebagai Preventive Cognitive Family Mode. Konsep ini memadukan tiga elemen penting:

Teori Kognitif Sosial: Bagaimana calon jaksa menyerap nilai dari lingkungannya.

Behaviorisme: Pembentukan kebiasaan bertindak jujur.

Sistem Keluarga: Interaksi antara anggota keluarga sebagai “benteng” pencegahan pelanggaran.

Dengan konsep ini, keluarga tidak lagi dianggap sebagai wilayah privat yang terpisah dari dunia profesional. Sebaliknya, keluarga menjadi unit pengawasan dini yang paling efektif bagi para jaksa.

Tri Krama Adhyaksa: Dari Rumah ke Kantor

Setia Untung juga mengaitkan nilai dasar Kejaksaan, yaitu Tri Krama Adhyaksa dan prinsip Satya Adhi Wicaksana, dengan pendidikan karakter di rumah.

Share
Related Articles
News

Tol IKN Seksi 1B Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026, Solusi Atasi Kemacetan di Balikpapan

IKNPOS.ID - Pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur resmi...

Rp 70 Triliun Sudah Parkir di IKN
News

Otorita IKN Susun Standar Baru Perizinan Pendidikan

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menyusun standar baru untuk...

News

Wisata Edukasi di IKN Makin Ramai, Pemandu Lokal Siap Temani Pengunjung Jelajahi KIPP

IKNPOS.ID - Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin ramai dikunjungi masyarakat yang...

News

Kemenhub Atur Operasional Transportasi di Bali Jelang Nyepi 2026

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penyesuaian operasional sejumlah layanan transportasi di Bali menjelang...