Home News Harga Minyak Dunia Meledak! Bagaimana Nasib Pertalite & Solar Jelang Lebaran 2026? Ini Kata Menteri Bahlil
News

Harga Minyak Dunia Meledak! Bagaimana Nasib Pertalite & Solar Jelang Lebaran 2026? Ini Kata Menteri Bahlil

Share
Share

IKNPOS.ID – Di tengah bayang-bayang konflik Iran-Israel-AS yang kian memanas, harga minyak mentah dunia dilaporkan melonjak drastis. Situasi ini memicu kekhawatiran besar: Apakah harga BBM di Indonesia bakal naik sebelum Lebaran 2026?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya memberikan kepastian hukum dan harga bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kabar Gembira: BBM Subsidi “Haram” Naik Hingga Lebaran!

Bagi pengguna Pertalite dan Solar subsidi, ada jaminan keamanan dari pemerintah. Menteri Bahlil menegaskan bahwa meski pasar energi global sedang bergejolak, pemerintah memutuskan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen demi kelancaran mudik 2026.

“Harga BBM subsidi saya pastikan sampai hari raya tidak ada kenaikan apa-apa, meskipun harga minyak dunia naik,” tegas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (4/3/2026).

Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan angka inflasi menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.

Minyak Dunia Tembus US$ 82 per Barel, Selat Hormuz Terancam

Kenaikan harga minyak saat ini memang tidak main-main. Dalam kurang dari dua pekan, harga minyak mentah dunia jenis Brent melonjak dari US$ 70 ke level US$ 82 per barel.

Apa penyebab utamanya?

Eskalasi Militer: Perang di Timur Tengah melibatkan kekuatan besar (Iran, Israel, AS).

Jalur Vital Terancam: Ketegangan di Selat Hormuz membuat distribusi minyak global terhambat. Jika jalur ini tutup, pasokan energi dunia bisa berada dalam kondisi darurat.

Bagaimana dengan Pertamax dkk?

Berbeda dengan BBM subsidi, harga BBM non-subsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dex Series) tetap akan mengikuti mekanisme pasar.

Sesuai regulasi Kementerian ESDM tahun 2022, harga BBM umum dievaluasi secara berkala. Artinya, jika harga minyak mentah dunia terus bertahan di atas US$ 80, pengguna BBM non-subsidi harus bersiap menghadapi penyesuaian harga dalam waktu dekat.

Stok Energi Nasional: Aman untuk 20 Hari ke Depan

Selain soal harga, pemerintah menjamin ketersediaan stok. Hasil rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN) menunjukkan:

  • Stok BBM: Bertahan di level aman 20 hari.
  • Stok LPG: Dipastikan mencukupi kebutuhan rumah tangga selama periode Ramadhan dan Lebaran.
  • Ketahanan Energi: Aman dari dampak dinamika global Iran-Israel.
Share
Related Articles
News

IKN Latih Pengajar Robotika untuk Bentuk Talenta Digital

IKNPOS.ID - Pengembangan talenta digital tidak lagi dimulai dari bangku kuliah. Di...

News

Dikejar Rampung 2027, Kawasan Politik IKN Masuk Fase Kritis

IKNPOS.ID - Pemerintah mulai memasuki fase penentuan dalam pembangunan kawasan legislatif dan...