IKNPOS. ID — Arus mudik Lebaran 2026 mulai memadati sejumlah ruas jalan tol keluar Jakarta. Para pemudik memilih berangkat lebih awal guna menghindari puncak kepadatan kendaraan. Salah satunya adalah Yuli Kurniawati, warga Jakarta yang memboyong seluruh anggota keluarganya untuk pulang ke kampung halaman di Boyolali, Jawa Tengah.
Yuli bersama enam anggota keluarga lainnya memulai perjalanan panjang ini sejak pukul 06.44 WIB pagi Minggu 15 Maret 2026 tadi. Menggunakan kendaraan pribadi, ia menargetkan perjalanan menuju Boyolali dapat tuntas dalam waktu satu hari.
“Kami berangkat jam enam lewat tadi pagi. Penginnya sore sudah sampai di Boyolali, jadi targetnya satu hari perjalanan saja,” ujar Yuli saat kami temui di rest area travoy km 257 Tol palikanci.
Persiapan Matang dan Bekal untuk Anak
Perjalanan jarak jauh yang memakan waktu belasan jam tentu memerlukan persiapan yang matang. Yuli mengaku telah menyiapkan berbagai kebutuhan pokok mulai dari pakaian, biaya operasional perjalanan, hingga persediaan obat-obatan untuk menjaga kondisi fisik keluarga tetap prima.
Mengingat ia membawa anak-anak dalam rombongan tersebut, Yuli juga menyiapkan “senjata” khusus agar anak-anak tidak merasa jenuh di dalam mobil. “Karena bawa anak-anak, mainan mereka tidak boleh ketinggalan agar mereka tetap tenang selama perjalanan,” tambahnya.
Macet dan Bayang-bayang Kecelakaan di Jalan Tol
Meski perjalanan sejauh ini masih tergolong lancar, Yuli menyebut kemacetan tetap menjadi tantangan utama yang ia hadapi. Namun, ia merasa kemacetan tersebut masih dalam batas wajar dan bisa dikendalikan.
Hal yang justru menjadi perhatian serius bagi Yuli adalah aspek keselamatan di jalan raya. Sepanjang perjalanan dari Jakarta, ia mengaku telah menyaksikan tiga insiden kecelakaan lalu lintas di Tol Cikampek yang melibatkan pemudik lainnya. Hal ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk tetap waspada meski kondisi lalu lintas terlihat lengang atau saat siang hari.
“Tadi selama perjalanan kami melihat ada tiga kecelakaan. Mungkin banyak yang kurang waspada karena merasa hari masih siang atau petang, padahal fokus tetap nomor satu,” tutur Yuli memperingatkan pemudik lain.
Meski tidak mengingat secara detail titik koordinat kilometer kejadian, insiden-insiden tersebut membuatnya lebih berhati-hati dalam mengemudi. Ia berharap sisa perjalanannya menuju Boyolali tetap aman sehingga bisa berkumpul dengan keluarga besar dalam kondisi selamat.
Para otoritas jalan tol sendiri terus mengimbau pemudik untuk beristirahat secara berkala di rest area jika merasa lelah. Kewaspadaan pengendara menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan selama musim mudik Lebaran 2026.