Home Sport Terancam Diskors, Ini Daftar Driver F1 dengan Poin Penalti Tertinggi
Sport

Terancam Diskors, Ini Daftar Driver F1 dengan Poin Penalti Tertinggi

Share
Ollie Bearman, Image: @olliebearman / Instagram
Share

IKNPOS.ID – Musim 2026 Formula 1 dimulai dengan sorotan pada perilaku para pembalap di lintasan. Sistem poin penalti, yang diterapkan sejak 2014, menjadi alat penting untuk memastikan disiplin dan keselamatan di setiap Grand Prix. Mirip dengan aturan lalu lintas di jalan raya, F1 menggunakan poin penalti untuk memantau pelanggaran dan memberikan konsekuensi bagi perilaku yang berisiko.

Poin penalti diberikan oleh steward F1 sesuai dengan tingkat keseriusan insiden yang terjadi. Jika seorang pembalap mencapai 12 poin penalti dalam kurun 12 bulan, mereka otomatis mendapatkan larangan mengikuti satu balapan. Poin ini akan dihapus satu tahun setelah diberikan, sehingga seorang pembalap bisa berada di ambang diskors sementara menunggu poin lama kedaluwarsa.

Ollie Bearman Paling Berisiko

Haas driver Ollie Bearman memulai musim ini dengan 10 poin penalti, hanya dua poin dari ambang larangan balapan. Ini menempatkan Bearman dalam posisi yang paling rentan untuk diskors jika melakukan pelanggaran tambahan. Poin penalti Bearman berasal dari beberapa insiden pada musim 2025, termasuk menyalip saat bendera merah di Monaco dan insiden tabrakan di GP Inggris. Poin pertama Bearman akan mulai kedaluwarsa pada 23 Mei 2026, menjelang GP Kanada.

Driver Lain dengan Poin Tinggi

Selain Bearman, Lance Stroll dan Liam Lawson masing-masing memiliki enam poin penalti. Stroll mendapatkan poin dari insiden di Monaco, Kanada, Amerika Serikat, dan Abu Dhabi, sedangkan Lawson mencatat poin dari beberapa tabrakan di Bahrain, Miami, Brasil, dan Abu Dhabi. Kimi Antonelli mengikuti dengan lima poin, sementara Carlos Sainz dan Oscar Piastri masing-masing memegang empat poin. Max Verstappen, Lewis Hamilton, dan Alex Albon memiliki tiga poin, dan beberapa pembalap seperti Pierre Gasly dan Gabriel Bortoleto memiliki dua poin.

Pembalap dengan Catatan Bersih

Delapan pembalap, termasuk juara dunia bertahan Lando Norris, memulai musim 2026 tanpa poin penalti. Ini memberi mereka keuntungan psikologis karena tidak perlu khawatir akan larangan balapan. Namun, beberapa pembalap lain tetap menghadapi penalti tambahan yang berasal dari insiden sebelumnya. Contohnya, Valtteri Bottas, meskipun memulai dengan nol poin, harus menjalani penalti grid lima posisi pada GP Australia karena tabrakan di GP Abu Dhabi 2024.

Share
Related Articles
Prediksi Indonesia vs Bulgaria FIFA Series
Sport

Prediksi Formasi Timnas Indonesia Lawan Bulgaria: John Herdman Rotasi Lini Serang Garuda

IKNPOS.ID - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyiapkan kejutan strategi dalam laga...

Sport

Bezzecchi Juara MotoGP Amerika 2026, Aprilia Dominasi, Marquez Finis Kelima

IKNPOS.ID -- Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, sukses meraih kemenangan pada seri...

Sport

Di Giannantonio Tegaskan Ambisi Menang

IKNPOS.ID - Fabio Di Giannantonio menegaskan bahwa sebagai pembalap MotoGP, tujuan utamanya...