Tembok rumahnya sendiri terbuat dari tanah. Pun atapnya. Tapi di dalam rumah itu bersih sekali. Kinclong. Modern.
Sambil makan kami diskusi soal konstruksi rumah di Tarim. Serba tanah. Atapnya pun tanah. Ternyata itu membuat suhu di dalam rumah lebih dingin.
“Cuaca Yaman terlalu panas. Dengan dinding dan atap tanah bisa terasa lebih dingin. Di musim dingin terasa lebih hangat,” kata tuan rumah.
Itulah sebabnya di hari kedua di Tarim saya ingin ziarah industri bata tanah.(Dahlan Iskan)







