Nama Santo Fransiskus Xaverius dipilih karena dikenal sebagai misionaris besar yang menyebarkan iman lintas budaya di Asia, selaras dengan visi IKN sebagai simbol keberagaman Indonesia.
Arsitektur Ikonik: Siluet Salib Raksasa
Secara arsitektural, gereja ini memiliki desain modern dengan sentuhan teologis mendalam. Pada malam hari, pencahayaan atapnya membentuk siluet salib raksasa yang terlihat dari kejauhan.
Konsultan desain kompleks gereja, Rm. Mikael Adi Siswanto, menyebut setiap elemen interior—mulai altar hingga relief—dirancang sesuai norma Gereja universal sekaligus mengangkat kekayaan seni Nusantara.
Peresmian Ditargetkan Juli 2026
Saat ini, pekerjaan tersisa meliputi penyempurnaan interior dan penataan lanskap. Jika proses pengajuan di Vatikan berjalan sesuai mekanisme, Misa Syukur Peresmian dan Dedikasi Gereja dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026.
Meski bangunan hampir rampung, status “Basilika” tetap menunggu keputusan resmi dari Takhta Suci Vatikan—sebuah proses spiritual yang tidak bisa dipercepat oleh pembangunan fisik.







