Untuk mengatasi keterbatasan pendanaan, Pemprov Kaltim kini membuka peluang kolaborasi pembiayaan dengan pemerintah pusat, di luar skema APBD.
Menurut Firnanda, proyek ini memiliki nilai strategis nasional karena selain mempercantik kota, kawasan tersebut juga berfungsi sebagai jalur pintas vital dari kawasan pelabuhan menuju Jembatan Mahkota II.
“Bukan tidak mungkin pemerintah pusat tertarik membangun bersama, apalagi jalur ini juga menjadi akses penting dari kawasan pelabuhan ke Mahkota,” tutupnya.







