IKNPOS.ID – Presiden Prabowo Subianto menekankan rakyat Indonesia mendambakan pemimpin yang jujur, adil, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Dia menyebut rakyat Indonesia pada dasarnya menginginkan kehidupan yang tenang dan harmonis.
Mereka berharap hadirnya pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Mereka berharap bahkan mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat, semuanya bukan segelintir orang. Bahkan mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja. ini adalah harapan semua rakyat kita,” ucap Prabowo.
Rakornas tersebut dinilai menjadi momentum penting karena mempertemukan hampir seluruh unsur pemerintahan dari pusat hingga daerah dalam satu forum koordinasi nasional.
“Ini adalah harapan semua rakyat kita dan hari ini bagi saya adalah suatu kesempatan yang baik bahwa saya bisa bertatap muka dengan hampir bisa dikatakan 99 persen pemerintah Republik Indonesia dari tingkat pusat hingga daerah,” kata Prabowo.
Keberagaman Dapat Dipersatukan
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku penyelenggara rakornas.
Ia menilai forum tersebut penting untuk memperkuat semangat bersama seluruh jajaran pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Kepala Negara juga menyinggung pandangan sejumlah pihak dari luar negeri yang meragukan kemampuan Indonesia sebagai negara dengan keberagaman suku, etnis, ras, agama, dan bahasa untuk bersatu dalam satu negara.
Menurut Presiden, Indonesia justru telah membuktikan keberagaman tersebut dapat dipersatukan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mengejar cita-cita bersama.
“Mereka tidak bisa membayangkan bagaimana negara yang sekian banyak suku bangsa, kelompok etnis, sekian ras, sekian agama besar, ratusan bahasa bisa berkumpul, bisa bersatu bisa mengejar cita-cita dalam satu kerangka negara kesatuan negara Indonesia,” pungkas Prabowo.







