Home Society IKN Pesantren & SMK Syubbanul Wathon Segera Hadir di IKN! Siap Cetak SDM Lokal untuk Kerja di Ibu Kota Baru Mulai 2027
Society IKN

Pesantren & SMK Syubbanul Wathon Segera Hadir di IKN! Siap Cetak SDM Lokal untuk Kerja di Ibu Kota Baru Mulai 2027

Share
Prakiraan cuaca IKN 15 Januari 2026
Prakiraan cuaca Kalimantan Timur hari ini, 15 Januari 2026. IKN Penajam Paser Utara diprediksi berawan saat wilayah lain seperti Balikpapan diguyur hujan ringan.Foto:IST
Share

IKNPOS.ID – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kembali menarik minat berbagai lembaga pendidikan nasional. Kali ini datang dari dunia pesantren.

Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, berencana mendirikan pesantren sekaligus sekolah menengah kejuruan (SMK) di kawasan ibu kota baru.

Lembaga pendidikan tersebut akan diberi nama Syubbanul Wathon, dan ditargetkan mulai menerima peserta didik baru pada tahun 2027.

Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi pesantren dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) di IKN.

Pimpinan Ponpes API Tegalrejo, Muhammad Yusuf Chudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf, mengungkapkan bahwa proyek ini sudah memasuki tahap awal.

Meski pembangunan fisik belum dimulai, pihaknya telah mendapatkan kepastian lokasi lahan.

“Setengah bulan yang lalu saya mengutus Gus Izzudin dan pengurus yayasan untuk bertemu Pak Basuki (Kepala Otorita IKN). Untuk satu hal, kita sudah dipastikan mendapatkan tanah dan posisi lahannya jelas,” ujar Gus Yusuf, Jumat (6/2/2026).

Lahan yang dialokasikan memiliki luas sekitar 1,2 hektare, cukup untuk pembangunan kompleks pesantren dan sekolah vokasi.

Menurut Gus Yusuf, pembangunan kemungkinan mulai difokuskan kembali setelah Ramadan.

“Mungkin setelah Lebaran nanti kita mulai konsentrasi lagi. Yang penting sekarang kita sudah dapat alokasi tanahnya,” jelasnya.

Usung Konsep Pesantren Berbasis Vokasi

Berbeda dari pesantren konvensional, Syubbanul Wathon di IKN akan mengusung konsep pesantren berbasis pendidikan vokasi.

Artinya, pendidikan karakter dan keagamaan akan berjalan beriringan dengan keterampilan kerja melalui SMK.

Model ini dinilai relevan dengan kebutuhan kawasan IKN yang masih dalam tahap pembangunan jangka panjang.

Jurusan Disesuaikan dengan Kebutuhan IKN

Menariknya, jurusan SMK yang akan dibuka tidak sembarangan.

Pihak pesantren merancang program studi yang selaras dengan peluang kerja di ibu kota baru, di antaranya:

  • Pariwisata

  • Perhotelan

  • Konstruksi

  • Infrastruktur pembangunan

“Jurusannya yang relate dengan kebutuhan IKN, seperti pariwisata karena akan banyak hotel, juga konstruksi karena pembangunan IKN ini masih akan berjalan 10 sampai 20 tahun ke depan,” terang Gus Yusuf.

Dengan begitu, lulusan diharapkan langsung siap terjun ke dunia kerja.

Target utama peserta didik adalah masyarakat lokal di sekitar kawasan IKN.

Pesantren ingin memastikan bahwa warga setempat tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi ikut menjadi pelaku utama.

Share
Related Articles
Basuki Hadimuljono Rangkul Matra Kaltim Perkuat Fondasi IKN
Society IKN

Basuki Hadimuljono Rangkul Matra Kaltim Perkuat Fondasi IKN

IKNPOS.ID - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa...

Gibran Rakabuming berkantor di IKN
Society IKN

Gaspol Turunkan Stunting! IKN Genjot Edukasi Remaja hingga Intervensi Gizi untuk Generasi Emas

IKNPOS.ID - Upaya menekan angka stunting di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)...

Peta Jalan Pendidikan IKN & Nasib Orangutan Terjawab di IKN Youth Forum
Society IKN

Peta Jalan Pendidikan IKN & Nasib Orangutan Terjawab di IKN Youth Forum

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan terus melaju kencang sebagai...