IKNPOS.ID – Kementerian Sosial menambah koleksi bacaan di perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), dengan menyalurkan bantuan buku berhuruf braille yang diperuntukkan bagi penyandang tunanetra dan rabun.
“Kemensos memberikan bantuan sejumlah buku braille,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten PPU, Muhammad Yusuf Basra, Senin, 23 Februari 2026, dikutip Antara.
Penyaluran buku braille tersebut merupakan bagian dari upaya memudahkan penyandang disabilitas, terutama tunanetra, dalam memperoleh akses terhadap bahan bacaan yang bermutu.
Diharapkan, kehadiran koleksi braille itu dapat memperluas akses literasi sehingga seluruh lapisan masyarakat di wilayah Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa menikmati pengetahuan tanpa terkecuali.
Dengan tersedianya buku braille, Perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara semakin mengukuhkan diri sebagai perpustakaan inklusif serta mempertegas perannya sebagai pusat literasi yang ramah dan terbuka bagi semua kalangan.
Bantuan buku braille tersebut juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan dan literasi yang inklusif sebagai jalan menuju kemandirian.
“Setiap individu berhak untuk memperoleh kesempatan yang sama mengakses ilmu pengetahuan, termasuk bagi penyandang disabilitas,” katanya.
Selain dari Kemensos, koleksi bacaan di perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Perpustakaan Nasional (Perpusnas), serta sejumlah lembaga negara lainnya.
“Saat ini perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki koleksi 6.500 judul buku atau 32.000 eksemplar,” katanya.
Perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara turut mengembangkan bahan bacaan dalam format digital guna meningkatkan minat baca masyarakat, terutama generasi muda.
“Perpustakaan kabupaten juga diproyeksikan sebagai wadah pelatihan peningkatan keterampilan masyarakat,” katanya.







