IKNPOS.ID – Upaya mengubah lanskap bekas hutan tanaman industri menjadi ruang hijau berkelanjutan terus dilakukan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu langkah konkret terlihat melalui kegiatan penanaman pohon endemik Kalimantan yang melibatkan Indosat Ooredoo Hutchison bersama Otorita IKN di area Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT).
Kawasan MHHT memiliki riwayat sebagai hutan eucalyptus yang sebelumnya dikelola untuk kepentingan industri. Dalam kerangka pembangunan IKN sebagai kota hutan, pendekatan pengelolaan lahan kini diarahkan pada restorasi ekosistem, bukan eksploitasi.
Eucalyptus yang ada dibiarkan tumbuh secara alami, sementara vegetasi asli Kalimantan ditanam untuk membangun kembali struktur hutan yang lebih beragam dan seimbang.
Keterlibatan Korporasi dalam Pemulihan Ekosistem
Sebanyak 85 peserta dari jajaran pimpinan dan karyawan Indosat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Penanaman pohon tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari proses jangka panjang memulihkan fungsi ekologis kawasan inti IKN, termasuk menjaga kualitas tanah, suhu mikro, dan keanekaragaman hayati.
Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Otorita IKN, Onesimus Patiung, menilai transformasi lahan seperti MHHT membutuhkan komitmen lintas sektor.
Menurutnya, pengayaan vegetasi di bawah tegakan eucalyptus merupakan strategi ekologis yang relevan untuk mempercepat pemulihan ekosistem tanpa merusak struktur hutan yang sudah ada.
Simbol Perubahan Paradigma Pembangunan IKN
Dari sisi pelaku industri, keterlibatan Indosat mencerminkan pergeseran peran perusahaan teknologi dalam pembangunan wilayah baru. Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menegaskan bahwa pembangunan konektivitas di IKN perlu diimbangi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan hidup.
Melalui kegiatan ini, penanaman pohon endemik tidak hanya dimaknai sebagai aksi hijau, tetapi juga sebagai simbol perubahan paradigma pembangunan IKN: dari kawasan industri menuju kota masa depan yang menempatkan alam sebagai bagian tak terpisahkan dari ruang hidup manusia.







