IKNPOS.ID – Industri sepak bola dunia baru saja mencatatkan sejarah baru pada jendela transfer musim dingin 2026. Berdasarkan laporan resmi FIFA yang baru saja dirilis, terdapat 5.973 kesepakatan transfer internasional pemain pria yang tuntas sepanjang Januari 2026. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meskipun jumlah kepindahan pemain antarnegara meningkat, total belanja klub-klub dunia justru menunjukkan tren penurunan. FIFA mencatat total pengeluaran mencapai 1,95 miliar Euro (sekitar Rp33 triliun). Angka ini turun sekitar 18 persen dari rekor pengeluaran tahun lalu, namun tetap 20 persen lebih tinggi jika kita bandingkan dengan capaian pada Januari 2023.
Dominasi Inggris dan Lonjakan Sepak Bola Wanita
Inggris kembali mengukuhkan dominasinya sebagai negara dengan belanja pemain paling boros. Klub-klub Premier League dan divisi di bawahnya menghabiskan total 363 juta Euro untuk mendatangkan pemain baru dari luar negeri. Sebaliknya, mereka hanya meraup pendapatan sebesar 150 juta Euro dari hasil penjualan pemain ke liga internasional.
Menariknya, Italia membuntuti di posisi kedua dengan total belanja 283 juta Euro, disusul oleh Brasil, Jerman, dan Prancis dalam jajaran lima besar. Di sisi lain, Prancis menjadi negara yang paling untung dalam bursa transfer kali ini dengan mengantongi pendapatan 218 juta Euro dari penjualan pemain ke luar negeri.
Lonjakan drastis justru terlihat pada sektor sepak bola wanita. Meski jumlah perpindahan pemain menurun 6 persen menjadi 420 transfer, nilai transaksi melonjak tajam. Klub-klub sepak bola wanita menghabiskan lebih dari 10 juta Euro, naik 85 persen dari rekor tahun sebelumnya. Inggris lagi-lagi memimpin daftar belanja terbesar di sektor ini dengan pengeluaran mencapai 5 juta Euro.
Catatan Penting Data FIFA
Laporan penelitian FIFA ini berfokus pada perpindahan pemain lintas batas negara yang diproses melalui sistem mereka. Data tersebut tidak mencakup transfer domestik atau perpindahan pemain antar-dua klub yang berada dalam satu negara yang sama.







