IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi Banten kembali menggulirkan layanan mudik gratis pada momentum Lebaran 2026. Program ini disiapkan untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat baik yang akan berangkat dari Banten maupun yang hendak kembali ke wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang tercantum di laman resmi penyelenggara, kuota yang disediakan pada program mudik gratis tahun ini mencapai 855 peserta. Layanan angkutan mencakup perjalanan lintas provinsi, dengan tujuan keberangkatan dari Banten menuju lima daerah, yakni Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selain itu, Pemprov Banten juga menyediakan layanan penjemputan bagi pemudik dari luar daerah. Untuk arus balik menuju Banten, armada disiapkan dari Provinsi Jawa Barat dan DI Yogyakarta. Secara keseluruhan, sebanyak 19 unit bus dialokasikan untuk mendukung program mudik gratis Lebaran 2026 ini.
Pendaftaran peserta mudik gratis dijadwalkan mulai dibuka pada 18 Februari 2026 pukul 00.01 WIB dan dilakukan secara daring melalui laman resmi https://jawaramudik.bantenprov.go.id
. Formulir pendaftaran disebut bersifat tentatif sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi tambahan melalui nomor layanan 081385582399 yang aktif pada jam kerja.
Adapun peserta yang ingin mengikuti program ini wajib memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah memiliki KTP Provinsi Banten dan belum terdaftar dalam program mudik gratis yang diselenggarakan pihak lain. Pembatalan keikutsertaan hanya diperbolehkan maksimal dua hari sebelum Lebaran. Peserta yang telah terdaftar namun tidak melaporkan pembatalan akan dikenakan sanksi berupa larangan mengikuti program mudik gratis Pemprov Banten pada tahun berikutnya.
Untuk rute perjalanan, layanan mudik gratis dari luar Provinsi Banten menuju Banten meliputi dua titik keberangkatan. Dari Jawa Barat, bus diberangkatkan dari Kota Bandung dengan dua armada berkapasitas total 90 kursi, melalui Terminal Leuwupanjang hingga berakhir di Terminal Pakupatan, Kota Serang. Sementara dari DI Yogyakarta, dua bus dengan kuota 90 kursi diberangkatkan dari Terminal Giwangan menuju Terminal Pakupatan Kota Serang dengan lintasan jalur darat dan tol Trans Jawa.







