Home News Jelang Ramadan, Wapres Tinjau Harga dan Digitalisasi di Pasar Badung Bali
News

Jelang Ramadan, Wapres Tinjau Harga dan Digitalisasi di Pasar Badung Bali

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Badung di Kota Denpasar, Bali, guna memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan sekaligus mendorong percepatan digitalisasi pasar tradisional.

Share
kunjungan Wapres Gibran ke IKN
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di IKN selama dua hari untuk memastikan kesiapan ibu kota baru.Foto:IG@gibranrabumingraka
Share

IKNPOS.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Badung di Kota Denpasar, Bali, guna memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan sekaligus mendorong percepatan digitalisasi pasar tradisional.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat ekosistem perdagangan rakyat agar semakin efisien dan modern. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ekonomi kerakyatan melalui kebijakan responsif berbasis kebutuhan di lapangan.

Dalam peninjauan, Wapres berdialog langsung dengan pedagang terkait perkembangan harga sejumlah komoditas strategis. Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan harga, termasuk kelancaran distribusi dan pemberian dukungan kebijakan yang tepat sasaran.

Gubernur Bali I Wayan Koster yang turut mendampingi, menyampaikan bahwa Wapres mengapresiasi penerapan digitalisasi di pasar tersebut.

“Beliau secara umum sangat mengapresiasi digitalisasi yang dijalankan di pasar,” ujar Koster dalam keterangan pers, Jumat, 13 Februari 2026.

Ia juga menyebut Wapres memberikan arahan agar subsidi bagi komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan dapat diberikan secara merata kepada seluruh pedagang.

Selain stabilitas harga, Wapres menaruh perhatian pada kemudahan sistem transaksi non tunai di pasar tradisional. Sejumlah pedagang mengaku terbantu dengan metode pembayaran digital karena lebih praktis dan meminimalkan risiko peredaran uang palsu.

Era, pedagang bumbu dapur yang telah 15 tahun berjualan di Pasar Badung, mengaku transaksi non tunai mempermudah aktivitasnya. Hal serupa disampaikan Diana, pembeli yang kerap memanfaatkan layanan pesan antar dan pembayaran transfer antarbank.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi digital sektor perdagangan, sekaligus memastikan modernisasi pasar tradisional memberi manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan masyarakat luas.

Share
Related Articles
Buku Di Balik Layar Nusantara, Dian Rana, Anak Transmigran yang Jadi Saksi Hidup Sejarah IKN Mulai dari Nol
News

Buku Di Balik Layar Nusantara: Dian Rana, Anak Transmigran yang Jadi Saksi Hidup Sejarah IKN Mulai dari Nol

IKNPOS.ID - Nama Dian Rana selama ini identik dengan konten YouTube yang...

News

Pasar Sepaku Sudah Dibuka, Tapi Banyak Warga Belum Tau

IKNPOS.ID - Pasar Segar Sepaku di kawasan Ibu Kota Nusantara sebenarnya sudah...