IKNPOS.ID – Duka mendalam menyelimuti warga Kabupaten Jember, Jawa Timur. Banjir bandang dahsyat dilaporkan menerjang dua wilayah, yakni Kecamatan Panti dan Kecamatan Rambipuji, pada Senin (2/2) malam, hingga menyebabkan satu warga hilang terbawa arus.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, mengonfirmasi kabar memilukan tersebut. Korban yang hingga kini masih dalam pencarian merupakan tokoh masyarakat setempat.
“Satu korban bernama Pak Wahid yang juga mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Pakis terseret derasnya arus banjir bandang dan puluhan rumah terdampak,” kata Edi Budi Susilo di Jember, Selasa.
Petaka ini bermula saat hujan deras dengan intensitas sedang mengguyur wilayah hulu Sungai Badean dan Desa Pakis sejak pukul 14.00 WIB. Kondisi ini memicu kenaikan debit air sungai yang berubah menjadi warna cokelat pekat dan berlumpur.
Situasi berubah mencekam saat memasuki waktu malam hari ketika air sungai meluap hebat ke pemukiman warga.
“Pukul 19.40 WIB, banjir bandang dengan arus cukup deras membawa material lumpur, potongan bambu dan kayu meluap ke pemukiman, menggerus dapur rumah warga di bantaran sungai dan menghanyutkan salah satu warga di Desa Pakis,” tuturnya.
Dampak kerusakan di Desa Pakis tergolong cukup parah. Tercatat sebanyak 30 rumah terendam lumpur setinggi 20 cm, bahkan beberapa bagian dapur rumah warga dilaporkan ambruk total diterjang kekuatan air.
Kondisi darurat ini memaksa puluhan warga untuk segera mengungsi demi keselamatan nyawa mereka.
“Puluhan warga sempat mengungsi di salah satu rumah Pak Her di Desa Pakis, dan keluarga korban yang terseret arus banjir bandang juga mengungsi di rumah saudaranya,” katanya.
Tak hanya di Panti, terjangan banjir bandang juga meluas hingga ke Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji. Di lokasi ini, dua rumah terendam lumpur setinggi 40 cm dan terdapat barongan bambu yang roboh hingga menutup aliran sungai.
Menanggapi bencana ini, BPBD Jember langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan pada hari Selasa ini.







