Menuju Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Rangkaian kegiatan di IKN juga diisi dengan diskusi, permainan edukatif, serta pemberian apresiasi kepada warga yang konsisten memilah sampah. Pendekatan ini menegaskan bahwa perubahan perilaku lebih efektif ketika didukung pengalaman langsung dan pengakuan sosial.
Dalam jangka panjang, sistem poin digital diharapkan tidak hanya mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan kota. Data dari International Solid Waste Association menunjukkan bahwa pemilahan di sumber dapat mengurangi beban TPA hingga 40 persen serta menekan emisi gas rumah kaca dari sektor limbah.
Kesimpulan
Inisiatif mengubah sampah menjadi poin digital di IKN menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat berjalan seiring dengan insentif ekonomi dan pemanfaatan teknologi modern. Pendekatan ini sejalan dengan bukti ilmiah global yang menegaskan efektivitas ekonomi sirkular dan sistem insentif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Dengan membangun kebiasaan memilah sampah sejak awal, IKN tidak hanya merancang kota baru secara fisik, tetapi juga membentuk budaya urban yang berkelanjutan. Transformasi sampah dari beban lingkungan menjadi aset digital menjadi simbol bahwa pembangunan modern dapat berpijak pada prinsip ilmiah, kolaboratif, dan berorientasi masa depan.







