Peran Strategis Generasi Muda
Forum diskusi juga menjadi momentum penting untuk penguatan peran generasi muda. Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Irawan Wijaya Kusuma, menekankan bahwa tanggung jawab pembangunan IKN akan beralih kepada generasi muda dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.
“Di IKN, kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata. Diskusi dengan Bu Myrna selalu membuka informasi baru dan menarik bagi pengembangan kota,” ujarnya.
Keterlibatan generasi muda tidak hanya sekadar teori, tetapi praktik langsung dalam merancang, memantau, dan mengevaluasi pembangunan kota. Hal ini mencerminkan tren global di mana pendidikan berbasis proyek dan laboratorium kota menjadi sarana utama untuk melatih pemimpin masa depan dalam perencanaan perkotaan berkelanjutan.
Kesimpulan
Kolaborasi akademik antara OIKN, konsorsium LDE, dan Universitas Mulawarman menjadikan IKN sebagai laboratorium hidup untuk inovasi perkotaan berkelanjutan.
Forum pembelajaran langsung bagi generasi muda membuka peluang riset, inovasi, dan transfer pengetahuan yang nyata, sekaligus menyiapkan kepemimpinan masa depan yang mampu menghadapi tantangan urbanisasi.
Dengan pendekatan ini, Nusantara bukan hanya menjadi kota baru Indonesia, tetapi juga model global bagi pengembangan kota berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai belahan dunia.







