Relevansi dengan Tren Global Ekonomi Digital
Secara global, digitalisasi sistem pembayaran telah menjadi pilar penting pembangunan ekonomi modern. Bank for International Settlements dalam berbagai laporannya menekankan bahwa sistem pembayaran digital yang inklusif dapat meningkatkan efisiensi ekonomi dan stabilitas keuangan. World Bank juga mencatat bahwa akses terhadap pembayaran digital berkontribusi pada peningkatan partisipasi ekonomi masyarakat dan pengurangan kesenjangan keuangan.
Upaya yang dilakukan di IKN sejalan dengan tren tersebut. Dengan menjadikan QRIS sebagai alat utama transaksi, Indonesia tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi juga mencoba membangun model kota digital sejak awal. IKN berfungsi sebagai ruang uji yang hasilnya dapat direplikasi ke daerah lain.
Kesimpulan
Penetapan IKN sebagai pusat uji coba ekonomi digital melalui kampanye QRIS menunjukkan bahwa pembangunan kota masa depan tidak bisa dilepaskan dari transformasi sistem keuangan. QRIS di IKN bukan sekadar alat pembayaran, melainkan simbol perubahan cara bertransaksi, berinteraksi, dan membangun ekosistem ekonomi yang lebih inklusif.
Pendekatan berbasis kampanye publik dan gaya hidup memperlihatkan kesadaran bahwa transformasi digital harus dimulai dari kebiasaan masyarakat. Dengan dukungan Bank Indonesia dan OIKN, IKN memiliki peluang besar menjadi model nasional penerapan ekonomi digital yang terintegrasi. Dalam konteks global, langkah ini relevan dengan arah pembangunan modern yang menempatkan teknologi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.







