Perspektif Global tentang Perencanaan Kota Nusantara
Kepala Riset Department of Urbanism, Delft University of Technology, Prof.dr.ing. Steffen Nijhuis, menilai keterbukaan Otorita IKN terhadap kolaborasi akademik sebagai langkah strategis. Ia melihat Nusantara sebagai ruang belajar nyata yang jarang ditemui dalam konteks pembangunan kota baru di dunia.
“Kami sangat senang berada di sini karena diberi kesempatan untuk melihat perkembangan kota ini secara langsung, sekaligus berdiskusi dengan generasi muda yang terlibat dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kota. Menurut saya, Nusantara adalah laboratorium hidup, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” ujarnya.
Bagi Steffen, keterlibatan generasi muda dalam proses perencanaan sejak tahap awal memberikan nilai tambah tersendiri. Pengalaman tersebut tidak hanya membentuk pemahaman teknis, tetapi juga menanamkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab jangka panjang terhadap kota yang sedang tumbuh.
Peran Kampus Lokal dalam Menyiapkan Regenerasi
Dari sisi akademisi nasional, Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Irawan Wijaya Kusuma, menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan lokal dan otoritas pembangunan IKN. Ia menilai diskusi lintas generasi dan lintas negara ini sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan.
“Setiap kali berdiskusi dengan Bu Myrna, kami selalu mendapatkan informasi baru dan menarik. Di Ibu Kota Nusantara ini, kita memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi. Dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan, tanggung jawab tersebut akan beralih kepada generasi muda yang melanjutkan peran yang sebelumnya kita jalankan,” ujarnya.
Universitas Mulawarman, sebagai perguruan tinggi yang berada paling dekat dengan kawasan IKN, diposisikan sebagai mitra strategis dalam menyiapkan talenta lokal yang memahami konteks ekologis, sosial, dan budaya Kalimantan.
Pembelajaran Lapangan dan Simbol Keberlanjutan
Rangkaian kegiatan forum ditutup dengan kunjungan lapangan ke sejumlah titik strategis di KIPP Nusantara, antara lain kawasan Kantor Bersama, Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT), dan area Glamping. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran nyata mengenai konsep pembangunan yang sedang diterapkan, sekaligus menjadi bahan refleksi akademik.
Sebagai penutup, peserta melakukan penanaman pohon di Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Aksi simbolik ini merepresentasikan komitmen bersama terhadap keberlanjutan lingkungan, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan kota masa depan harus selalu berpijak pada keseimbangan antara manusia dan alam.
- generasi muda
- Ibu kota nusantara
- IKN
- IKN sebagai laboratorium hidup global
- kerja sama akademik Otorita IKN dan LDE
- kolaborasi akademik
- kolaborasi Otorita IKN dengan universitas internasional
- pembangunan berkelanjutan
- pendidikan dan riset perkotaan berkelanjutan di IKN
- peran generasi muda dalam pembangunan IKN







