“Kami sangat senang bisa berada di sini dan melihat langsung perkembangan kota ini, termasuk berdiskusi dengan generasi muda yang terlibat dalam perencanaan dan pengelolaan kota. Menurut saya, Nusantara adalah laboratorium hidup, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” ujar Steffen.
Peran Generasi Muda Jadi Kunci
Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Irawan Wijaya Kusuma, menilai forum ini sebagai wadah strategis untuk pertukaran pengetahuan sekaligus penguatan peran generasi muda dalam pembangunan IKN.
“Setiap diskusi selalu menghadirkan perspektif baru. Di IKN, kita punya tanggung jawab untuk berkontribusi. Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, tongkat estafet pembangunan akan berada di tangan generasi muda,” ujarnya.
Melalui kolaborasi akademik lintas negara ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya membangun Nusantara sebagai kota masa depan yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis ilmu pengetahuan.







