Home Borneo Dukung Swasembada Pangan Nasional, 35 Daerah Irigasi di Kaltim Dibenahi Total  
Borneo

Dukung Swasembada Pangan Nasional, 35 Daerah Irigasi di Kaltim Dibenahi Total  

Share
Share

IKNPOS.ID – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Kementerian Pekerjaan Umum tengah membenahi 35 daerah irigasi di Kalimantan Timur untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BWS Kalimantan IV, Indrasto Dwi Cahyo, menjelaskan langkah ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025, yang memungkinkan pemerintah pusat mengambil alih pengelolaan irigasi yang menjadi kewenangan daerah, guna mempercepat ketahanan pangan karena keterbatasan anggaran lokal.

“Langkah ini merupakan implementasi program Presiden Prabowo yang fokus pada ketahanan pangan, energi, dan air nasional,” ujar Indrasto, Rabu (18/2).

Menurut Indrasto, Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian bersinergi untuk memastikan pasokan air pertanian tetap lancar. Intervensi pemerintah pusat dianggap penting, karena pemerintah provinsi dan kabupaten sering mengalami kendala anggaran dalam mengelola irigasi di bawah 3.000 hektare.

Rehabilitasi infrastruktur irigasi pada tahun sebelumnya dibagi menjadi dua tahap:

  • Tahap pertama: 27 lokasi
  • Tahap kedua: 8 lokasi

Total lahan sawah produktif yang berhasil direhabilitasi mencapai 7.900 hektare di berbagai wilayah lumbung pangan Kaltim.

Kegiatan teknis meliputi rehabilitasi saluran, normalisasi, dan peningkatan saluran menggunakan pasangan batu atau lining, guna memastikan air mengalir lancar hingga petak sawah petani.

Setelah rampung, infrastruktur yang telah diperbaiki diserahkan kepada pemerintah daerah untuk pemeliharaan rutin.

Tahun ini, pemerintah menargetkan rehabilitasi irigasi melampaui 8.000 hektare, termasuk usulan prioritas dari kabupaten. Beberapa lokasi prioritas antara lain:

  • Rawa Sebakung, Penajam Paser Utara
  • Kawasan Sido Mulyo, Kutai Kartanegara

Optimalisasi irigasi ini diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam padi dan jagung hingga dua hingga tiga kali setahun, sehingga produktivitas pertanian lebih maksimal.

“Dengan intervensi ini, kami pastikan pasokan air pertanian tetap lancar dan produktivitas lumbung pangan Kaltim meningkat,” tutup Indrasto.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....