Home News Trump bakal Temui Maria Machado dari Oposisi Venezuela di Washington
News

Trump bakal Temui Maria Machado dari Oposisi Venezuela di Washington

Share
Trump, Image: GDJ / Pixabay
Share

IKNPOS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Maria Corina Machado, tokoh oposisi Venezuela, di Washington pada Kamis waktu setempat. Pertemuan ini berlangsung di tengah situasi politik Venezuela yang masih penuh ketidakpastian setelah perubahan kekuasaan yang memicu perhatian luas komunitas internasional. Agenda tersebut mencerminkan posisi strategis Venezuela dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat, sekaligus memperlihatkan bagaimana Washington menyeimbangkan kepentingan stabilitas kawasan dan tuntutan demokratis.

Latar Belakang Pertemuan di Washington

Pertemuan Trump dan Machado terjadi dalam konteks hubungan Amerika Serikat–Venezuela yang telah lama tegang. Selama bertahun-tahun, krisis ekonomi, konflik politik, serta tuduhan pelanggaran hak asasi manusia menjadi faktor utama yang memicu keterlibatan internasional. Washington secara historis memainkan peran penting dalam menekan pemerintahan Venezuela melalui sanksi dan dukungan diplomatik terhadap proses transisi politik.

Dalam situasi tersebut, kehadiran Machado di Washington menjadi simbol bahwa oposisi Venezuela tetap mencari dukungan internasional. Namun, pertemuan ini juga menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak serta-merta memberikan legitimasi politik penuh kepada satu figur oposisi, melainkan tetap berhati-hati dalam menentukan sikap.

Posisi Maria Corina Machado sebagai Tokoh Oposisi

Maria Corina Machado dikenal luas sebagai salah satu tokoh oposisi paling vokal di Venezuela. Ia secara konsisten menyerukan pemulihan demokrasi, penegakan supremasi hukum, serta pemilihan umum yang bebas dan adil. Di dalam negeri, Machado memiliki basis pendukung yang kuat di kalangan oposisi, meskipun pendekatannya juga menuai kritik dari kelompok yang menilai strateginya terlalu konfrontatif.

Sebagai mantan legislator, Machado telah lama berada di garis depan perlawanan politik terhadap pemerintahan sebelumnya. Ia menilai bahwa perubahan politik hanya dapat tercapai melalui tekanan internal yang didukung oleh legitimasi internasional. Pandangan inilah yang mendorongnya terus menjalin komunikasi dengan berbagai aktor global, termasuk Amerika Serikat.

Share
Related Articles
News

AS Kenakan Tarif Perdagangan 25 Persen pada Negara Mitra Iran

IKNPOS.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif perdagangan sebesar...

WNI diculik bajak laut di Gabon
News

Breaking News! 4 WNI Jadi Korban Penculikan Bajak Laut Bersenjata di Perairan Gabon

IKNPOS.ID - Kabar mengejutkan datang dari perairan Afrika Tengah setelah sejumlah Warga...

Peringatan dini banjir rob BMKG
News

Waspada Fenomena Fase Bulan Baru, BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Indonesia hingga Februari 2026

IKNPOS.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini mengenai...

gempa Maluku Barat Daya
News

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Perairan Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

IKNPOS.ID – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah perairan Maluku...