Home News Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Perairan Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
News

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Perairan Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Share
gempa Maluku Barat Daya
Gempa bumi magnitudo 5,2 mengguncang perairan Maluku Barat Daya pada Selasa pagi. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.Foto:BMKG
Share

IKNPOS.ID – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah perairan Maluku Barat Daya pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 04.59 WIB. Informasi tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi InfoBMKG.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 7,60 Lintang Selatan dan 128,89 Bujur Timur, atau sekitar 136 kilometer timur laut Maluku Barat Daya. Gempa tercatat memiliki kedalaman 13 kilometer, sehingga tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas tektonik di zona seismik aktif.

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal tersebut karena mekanisme sumber gempa dan kedalamannya tidak memenuhi syarat untuk memicu gelombang laut signifikan.

Peta seismisitas yang dirilis BMKG menunjukkan aktivitas gempa cukup aktif di kawasan tersebut. Wilayah Maluku dan sekitarnya memang berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik besar, seperti Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia, sehingga kerap mengalami gempa bumi dengan magnitudo bervariasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Getaran gempa diperkirakan dirasakan lemah hingga sedang di beberapa wilayah terdekat, namun tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta memastikan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG serta selalu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat yang tinggal di wilayah rawan gempa diharapkan memahami prosedur keselamatan, seperti berlindung di tempat aman saat gempa terjadi dan memeriksa kondisi bangunan setelah getaran berhenti.

Share
Related Articles
News

Kabar Baik Bagi Petani! Harga Sawit Kaltim Naik Rp3.450 per Kg

IKNPOS.ID - Angin segar kembali berembus bagi para petani kelapa sawit di...

Tujuan SAKIP mengejar nilai atau output administratif, juga memastikan manfaat nyata atau outcome dari program yang dijalankan.
NewsPemerintahan

Wali Kota Pontianak Fokus Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah