IKNPOS.ID – Baru-baru ini, Tina Talisa, mantan presenter televisi nasional yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus komisaris di perusahaan energi nasional, melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kunjungan ini menarik perhatian publik karena menekankan aspek pengembangan infrastruktur dan pariwisata, sekaligus menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memastikan pembangunan kota baru berjalan lancar.
Peninjauan Infrastruktur KIPP dan Diskusi Strategis
Dalam unggahan Instagram resminya, Tina Talisa menuturkan, “Minggu lalu berkunjung ke IKN. Kami meninjau infrastruktur utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sekaligus berdiskusi bersama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara.
Pak Basuki Hadimuljono atau biasa dikenal Pak Bas memang selalu sigap, taktis, dan detail. Diskusi mencakup pengembangan dan penyesuaian infrastruktur kawasan Tripraja—eksekutif, legislatif, dan yudikatif—hingga arah pengembangan pariwisata di IKN.”
Kutipan ini menegaskan bahwa kunjungan Tina lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Diskusi yang berlangsung mendalami perencanaan dan pengelolaan infrastruktur kritis, termasuk penataan kawasan Tripraja yang menjadi pusat eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN menekankan integrasi antara tata kota, layanan publik, dan potensi ekonomi lokal, termasuk sektor pariwisata, sejak tahap awal pembangunan.
Peran Interaksi Informal dalam Pembangunan
Selain agenda formal, Tina juga menekankan pentingnya interaksi informal. Ia menulis, “Di sela agenda, makan siang bersama menjadi ruang percakapan yang lebih cair. Jangan lupa makan siang yang sehat ya.”
Momen santai ini menjadi kesempatan membangun komunikasi dan ide kreatif, yang dapat memperkuat koordinasi antar pihak terkait pembangunan IKN.
Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan kota modern tidak hanya membutuhkan evaluasi teknis, tetapi juga hubungan sosial yang baik antar pemangku kepentingan.







