IKNPOS.ID – Keluhan publik soal harga tiket pesawat domestik yang melonjak ekstrem akhirnya mendapat respons serius dari pemerintah.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) langsung melakukan investigasi setelah beredar informasi tiket rute Jakarta–Medan dan Jakarta–Aceh dijual hingga Rp8 juta.
Namun hasil penelusuran awal justru mengungkap fakta mengejutkan: lonjakan harga tersebut bukan berasal dari tarif resmi maskapai. Melainkan diduga akibat praktik penjualan yang menyimpang.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa, mengaku terkejut saat pertama kali menerima laporan harga tiket fantastis tersebut.
Ia menyebut Kemenhub langsung meminta data lengkap dari maskapai, mulai dari manifes penumpang hingga struktur tarif.
“Saya juga kaget ketika disampaikan tiket ke Medan dan Aceh sampai Rp8 juta. Setelah kami cek, datanya normal,” ujar Lukman.
Menurutnya, tidak ditemukan tarif resmi maskapai yang mencapai angka tersebut untuk penerbangan langsung domestik.
Tiket Domestik Dialihkan Lewat Luar Negeri
Masalah justru muncul saat pendalaman dilakukan terhadap jalur penerbangan yang dijual ke publik.
Kemenhub menemukan beberapa tiket dipasarkan sebagai penerbangan domestik, padahal rutenya melewati Kuala Lumpur atau Singapura.
“Ada satu dua tiket yang dijual lewat Kuala Lumpur atau Singapura. Ini bagi kami sudah masuk kategori sabotase,” tegas Lukman.
Praktik tersebut dinilai menyesatkan konsumen dan berpotensi melanggar aturan penerbangan nasional.
Istilah sabotase sengaja digunakan Kemenhub karena praktik ini dianggap merusak sistem tarif nasional, menciptakan persepsi seolah-olah harga tiket domestik melonjak tajam, padahal realitanya tidak demikian.
Isu ini pun menjadi perhatian serius dalam rapat-rapat Kemenhub bersama DPR, mengingat kepercayaan publik terhadap industri penerbangan sedang diuji.
Masalah Lain Ikut Disorot
Selain harga tiket, Kemenhub juga menyoroti persoalan lain yang kerap dikeluhkan penumpang, seperti:
- pembatalan penerbangan mendadak
- transparansi Passenger Service Charge (PSC)
- biaya tambahan yang tidak dijelaskan sejak awal
Menurut Lukman, seluruh elemen tersebut saling berkaitan dan berpengaruh langsung pada kenyamanan serta kepercayaan konsumen.







