Home Borneo Siap Jadi Penyokong Air Bersih IKN, Bupati Kukar Segera Temui Basuki Hadimuljono
Borneo

Siap Jadi Penyokong Air Bersih IKN, Bupati Kukar Segera Temui Basuki Hadimuljono

Share
Bupati Kukar Temui Basuki Hadimuljono
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri segera menemui Kepala OIKN Basuki Hadimuljono untuk membahas peran PDAM Tirta Mahakam sebagai penyokong air bersih di IKN.Foto:Istimewa
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menjadwalkan pertemuan khusus dengan Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, guna membahas kerja sama penyediaan air bersih melalui PDAM Tirta Mahakam.

Langkah diplomasi ini menjadi bagian dari target besar Pemerintah Kabupaten Kukar untuk menjadikan perusahaan daerah tersebut sebagai penyokong utama kebutuhan air baku di kawasan ibu kota baru. Aulia menegaskan bahwa pihaknya kini tengah merumuskan skema kerja sama yang tepat agar kontribusi daerah bisa berjalan optimal.

“Kami berupaya penuh untuk menyuplai air ke IKN. Saat ini polanya mulai kami matangkan, dan Insya Allah akan ada gebrakan besar dari PDAM dalam satu tahun ke depan,” ungkap Aulia saat menghadiri HUT ke-34 PDAM Tirta Mahakam, Senin 19 Januari 2026.

Menjaga Kualitas dan Kontinuitas
Meski fokus pada ekspansi ke IKN, Aulia tidak melupakan kualitas pelayanan bagi masyarakat lokal. Ia menekankan bahwa kontinuitas aliran air bersih di wilayah yang sudah terpasang jaringan perpipaan harus tetap stabil tanpa gangguan.

Saat ini, cakupan layanan perpipaan di Kukar telah mencapai 42 persen. Bupati berharap angka tersebut dibarengi dengan kualitas air yang semakin baik serta aliran yang lancar selama 24 jam penuh bagi warga Kukar.

Efisiensi Internal dan Penekanan Kebocoran
Dalam upaya menyehatkan perusahaan sebelum melakukan ekspansi besar, PDAM Tirta Mahakam juga ditantang untuk menekan angka Non Revenue Water (NRW) atau tingkat kebocoran air. Saat ini tingkat kebocoran masih berada di kisaran 42 persen, dan Bupati menargetkan penurunan hingga ke angka ideal 25 persen.

Efisiensi ini dinilai krusial karena setiap satu persen kebocoran yang berhasil ditekan setara dengan potensi penghematan pendapatan sebesar Rp300 juta. Dengan menekan kebocoran, keuangan PDAM diharapkan semakin sehat sehingga lebih siap secara finansial untuk mendanai proyek-proyek besar di masa depan, termasuk mendukung infrastruktur IKN.

Share
Related Articles
Pesan Rudy ke Bankaltimantara
Borneo

Mobil Dinas Range Rover Gubernur Kaltim Dikembalikan, Dana Rp7,54 Miliar Resmi Masuk Kas Daerah

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan proses pengembalian mobil dinas gubernur...

Operasi Ketupat Mahakam Kaltim 2026
Borneo

Kaltim Siaga Mudik! Operasi Ketupat Mahakam 2026 Siap Amankan Jalur Lebaran 13 Hari

IKNPOS.ID - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mulai mematangkan strategi pengamanan...

Borneo

Hati-Hati Kehabisan! Stok Daging Ayam di Kalbar Melimpah Ruah, Tapi Nasib Sapi Potong Justru Genting?

IKNPOS.ID - Momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tinggal menghitung hari, dan...

Borneo

Meski Ekspor Turun, BI Proyeksikan Ekonomi Provinsi Penyangga IKN Tetap Tumbuh

IKNPOS.ID - Meski nilai ekspor mengalami penurunan akibat berbagai faktor global, Bank...