IKNPOS.ID – Laga Benfica melawan Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions, Kamis 29 Januari 2025 dini hari WIB, menjadi panggung reuni yang menyentuh bagi José Mourinho. Pelatih kawakan tersebut akan beradu taktik dengan mantan anak asuhnya di Madrid, Álvaro Arbeloa, yang kini menakhodai raksasa Spanyol tersebut.
Mourinho, yang melatih Arbeloa di Santiago Bernabeu pada awal 2010-an, menyebut Arbeloa sebagai salah satu “anak didiknya” yang paling spesial. Meski mengakui Arbeloa bukan pemain dengan teknik terbaik yang pernah ia tangani, Mourinho menekankan kualitas kepribadian sang pelatih baru Madrid itu.
“Secara manusiawi dan hubungan personal, Álvaro adalah salah satu pemain favorit saya sepanjang masa. Dia mungkin bukan pemain terbaik di skuad Madrid saat itu, tapi dia adalah salah satu pria terbaik yang pernah bermain untuk saya,” ungkap Mourinho pada sesi konferensi pers, Selasa waktu setempat.
Arbeloa: Mourinho Lebih dari Sekadar Pelatih
Álvaro Arbeloa baru saja naik pangkat menjadi pelatih utama Real Madrid dua minggu lalu menggantikan Xabi Alonso. Sebelumnya, Arbeloa sukses menukangi tim muda Madrid (Castilla). Pelatih berusia 43 tahun itu mengaku terharu mendengar pujian dari mantan mentornya tersebut.
“Suatu kehormatan mendengar kata-kata baik dari Coach José Mourinho. Bagi saya, dia lebih dari sekadar pelatih. Mendengar pujiannya membuat saya emosional sekaligus bahagia. Dia adalah teman saya,” tutur Arbeloa.
Meskipun terinspirasi oleh gaya kepemimpinan Mourinho, Arbeloa menegaskan bahwa ia tidak akan mencoba menjadi “Mourinho Baru” di Real Madrid, melainkan ingin membentuk identitasnya sendiri.
Misi Mustahil Benfica
di Klasemen Pertandingan ini bukan sekadar ajang nostalgia. Mourinho memikul beban berat karena Benfica saat ini terpuruk di posisi ke-29 dari 36 tim di klasemen fase liga. As Aguias wajib mengalahkan Real Madrid di kandang sendiri sambil berharap hasil pertandingan lain menguntungkan mereka demi menjaga peluang lolos ke babak playoff.
Di sisi lain, Real Madrid menempati posisi ketiga klasemen sementara. Namun, posisi Los Blancos belum sepenuhnya aman untuk menyegel tiket otomatis ke babak 16 besar (posisi delapan besar).