Home News Perjuangan Hidup Mati: Tim SAR Bertahan 30 Jam di Tebing Ekstrem Demi Evakuasi Korban Pesawat ATR
News

Perjuangan Hidup Mati: Tim SAR Bertahan 30 Jam di Tebing Ekstrem Demi Evakuasi Korban Pesawat ATR

Share
Evakuasi pesawat ATR 42-500 Bulu Saraung
Perjuangan dramatis Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulu Saraung. Bertahan 30 jam di tebing dalam cuaca buruk.Foto:Basarnas
Share

Memasuki siang hari berikutnya, Senin (19/1/2026), proses evakuasi dilanjutkan dengan sistem estafet. Mengingat kondisi fisik tim pertama yang sudah mencapai batas maksimal, tanggung jawab evakuasi diserahkan kepada tim kedua.

Perjalanan darat menuju Desa Lampeso memakan waktu hingga 20 jam melintasi medan bervariasi, mulai dari punggungan gunung hingga menyeberangi sungai. Setelah menempuh jalan setapak sejauh 15 kilometer dan berjalan kaki tambahan 5 kilometer, jenazah akhirnya mencapai titik intercept untuk dibawa menuju RS Bhayangkara Makassar guna proses identifikasi oleh tim DVI.

Hingga laporan ini disusun, tim terus memantau pergerakan evakuasi di lapangan. Keberhasilan mengevakuasi korban pertama ini menjadi titik terang bagi pencarian korban lainnya di tengah tantangan alam Pegunungan Bulu Saraung yang tidak terduga.

 

Share