Persoalan lain yang disoroti adalah pemisahan akses antara jemaah pria dan wanita. Jika desain bangunan terlalu sentris tanpa pembagian ruang yang tegas sejak awal, maka sirkulasi jemaah berpotensi menjadi tidak optimal.
“Sebagus apa pun wujud fisik masjid, jika tidak mampu mengakomodasi aktivitas ibadah secara utuh, maka perencanaan tersebut dapat dikatakan mengalami kegagalan rancang,” tegasnya.
IAI berharap masukan ini menjadi ruang refleksi bagi para pemangku kepentingan di IKN. Tujuannya jelas, agar Masjid Negara IKN tidak hanya tampil sebagai keajaiban arsitektur dunia, tetapi juga berfungsi sebagai tempat ibadah yang sesuai dengan adab, etika, dan ketentuan syariat yang benar.
- Arsitektur Masjid
- berita IKN terbaru
- biaya perawatan masjid megah IKN
- Desain IKN
- desain masjid nasional IKN menurut fikih
- Fikih Ibadah
- Ikatan Arsitek Indonesia
- kritik arsitek Fauzan Noeman desain masjid IKN
- masalah shaf salat di masjid lingkaran IKN
- Masjid Negara IKN
- orientasi kiblat masjid negara nusantara
- pembangunan IKN







